128 Imigran Banglades di Pulangkan

| Share on Facebook
Maman Ka Imigrasi

Maman Budiman, Kepala Imigrasi Kelas II Langsa

LENSAKAPUAS, LANGSA –  Kantor Imigrasi Kelas II Langsa akan memulangkan imigran Banglades yang sudah memenuhi persyaratan administrasi. “Saat ini imigran asal Banglades ada 425 orang, pada bulan Juni 2015 ini akan dipulangkan sebanyak 128 orang, 59 orang sudah diterbangkan pulang ke negerinya,” kata Maman Budiman selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa diruang kerjanya, kamis (25/06).

Semua biaya kepulangan imigran Banglades itu, kata Maman, sepenuhnya ditanggung oleh International Organization for Migration (IOM). Dari 128 imigran yang akan dipulangkan pada bulan Juni 2015, ada satu yang orang yang tidak bisa diberangkatkan,  karena masih dalam perawatan menderita patah tulang kaki, sehingga yang dipulangkan sebanyak 127 orang. “Sementara yang sudah diberangkatkan, pada tanggal 22 Juni 2015 sebanyak 18 orang, tanggal 23 Juni 2015 sebanyak 17 orang dan pada tanggal 24 Juni 2015 sebanyak 24 orang.” rincinya.

Selanjutnya, sambung Maman, pada tanggal  29 Juni 2015 nanti akan diberangkatkan lagi sebanyak 22 orang, tanggal 30 Juni 2015 sebanyak 22 orang dan tanggal 1 Juli 2015 sebanyak 24 orang.  “Jadi untuk tahap awal, imigran Banglades yang ditampung di pelabuhan Kota Langsa akan dipulangkan sebanyak 127 orang dari 425 orang, sementara yang sudah memenuhi persyaratan untuk bisa dipulangkan ketempat kelahirannya sebanyak 250 orang,” jelas Kepala Imigrasi Kelas II Langsa.

Sementara untuk Imigran muslim asal Rohingya, semuanya sudah meninggalkan tempat penampungan sementaranya di gudang milik CV Dewi Monja, setelah mendapat ultimatum dari Abdul Samad selaku direktur perusahaan untuk segera mengosongkan gudang miliknya. “Sekarang imigran Rohingya sudah menempati pondokan barunya di barak yang dibangun sejumlah organisasi dan lembaga peduli kemanusiaan di atas tanah milik PT Pelindo yang sudah disewakan ke PT Tegas Nusantara,” kata Maman.

“Untuk menghindari pengalaman yang ada, pihak imigrasi meminta Walikota Langsa untuk menempatkan Imigran Rohingya di kawasan yang lebih nyaman, karena penempatan mereka di barak yang dibangun sejumlah lembaga dan organisasi kemanusiaan itu nantinya akan menimbulkan masalah baru,” tukasnya.

Secaa terpisah, Wali Kota Langsa Usman Abdullah SE ketika dikonfirmasi media melalui telepon selulernya  mengatakan bahwa pihak Pemkot sudah menyiapkan tempat yang aman untuk pengungsi Rohingnya. “Tempatnya di kawasan HGU perkebunan PT Timbang Langsa yang sudah dilepas seluas 50 hektar oleh perkebunan, dan dalam waktu dekat para imigran akan di pondok kan disana, jelas Walikota singkat, (Alam)

(dibaca 616 X)