Lima Karyawan Out Sourching Protes Pegadaian

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Lima orang karyawan PT. Era Permata Sejahtera (FPS) yang dipekerjakan sebagai Karyawan Out sourching pada  mengadakan aksi protes. Mereka menuntut tanggungjawab PT. Pegadaian atas gaji yang hingga saat ini belum diterima. Selain itu, kelima orang yang telah mengabdikan dirinya sebagai karyawan outsourching  sejak 2003 silam, menuntut supaya diangkat menjadi pegawai tetap PT. Pegadaian.  Selasa (30/07/2013).

Dimintai tanggapannya atas aksi kelima karyawannya. Manager Area Cabang Pontianak, Widiasmoro Ibnu R  berupaya memberi penjelasan dan coba untuk menghindarkan diri dari kemelut yang sedang dihadapinya.” Status mereka itu sebetulnya merupakan pegawai tetap PT. EFS. Mereka ada yang sejak tahun 2003 bekerja sebagai pegawai kontrak di PT. Pegadaian, kemudian pada tahun 2005 dialihkan menjadi pegawai out sourching PT. EPS yang dipekerjakan di PT. Pegadaian,” terang Ibnu.

Pada tahun 2007, lanjut Ibnu, PT. EPS mengadakan test.  Ada pegawai yang diterima dan ada yang tidak. ” Mereka yang mengadakan aksi saat ini, termasuk yang tidak diterima,” ungkap Ibnu.  ” Namun, yang tidak diterima  juga tetap dipekerjakan di PT.Pegadaian sebagai pegawai administrasi pembukuan sampai 2013,” sambungnya.

Kemudian, kata Ibnu melanjutkan, pada bulan maret 2013 diadakan test  pegawai kontrak PT. Pegadaian.  Sehingga pegawai kontrak PT. EPS yang tidak mengikuti test, tidak diterima di PT. Pegadaian. ” Sedangkan rekan mereka yang ikut test, per 1 april diterima menjadi pegawai kontrak PT Pegadaian,” kata Ibnu.

Mengenai tuntutan gaji yang sampaikan. Ibnu menerangkan, telah diatur berdasarkan keputusan Kantor Wilayah yang ada di Balik Papan, Kalimantan Timur. “Pegadaian membayar kepada PT. EPS, selanjutnya PT. EPS yang membayar kepada karyawan.  Sistem teknisnya  seperti  apa, itu urusan mereka di internal,” tandasnya. Ia pun berharap PT. EPS bisa menyelesaikan persoalan gaji kelima karyawannya yang belum dibayarkan untuk segera dituntaskan.

(novi)

(dibaca 160 X)

None found.