Aceh Timur Bahas RAPBK Perubahan Tahun 2015

| Share on Facebook

850636865_80767

LENSAKAPUAS, ACEH TIMURMTQ ke-32, Aceh Timur Ikut Pawai Ta’ruf dan Mobil Hias. Lanjut Baca ... » – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) Perubahan Tahun Anggaran 2015, yang berlangsung di ruang sidang gedung serbaguna Idi, Kamis (22/10/2015).

Rapat Paripurna II dalam rangka penyampaian pembahasan RAPBK-P tersebut, dipimpin Wakil Ketua DPRK, Samsul Akbar dan dihadiri para anggota dewan, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S.STP, Asisten II Usman Arahman, Asisten III Safrizal MAP beserta sejumlah pimpinan satuan perangkat kerja daerah lainnya.

Anggota DPRK Atim dari Fraksi Partai Aceh, Iskandar dalam membacakan pandangan fraksinya mengatakan, rapat paripurna sebagai tindak lanjut dari peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 58 tahun 2005 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang perubahan kedua atas Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengolaan keuangan daerah.

“Dalam ketentuan tersebut dinyatakan bahwa kepala daerah memformulasikan hal – hal yang mengakibatkan terjadinya perubahan APBK disebabkan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja Kabupaten,” kata pria yang akrab disapa Sarong itu.

Untuk memenuhi maksud ketentuan tersebut, lanjutnya,  Bupati Aceh Timur telah menyampaikan rancangan perubahan APBK tahun anggaran 2015 dengan tidak berlebihan. Atas dasar tersebut, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah bekerja menyiapkan RAPBK-P tahun 2015 sesuai dengan kebutuhan daerah.

Untuk diketahui, kata Sarong, Bupati telah menyampaikan RAPBK tahun anggaran 2015, berjumlah Rp1.548.782.375.373.77, Rancangan belanja sebanyak Rp1.663.857.365.360.06, dengan  defisit sebesar Rp115.074.989.986.29.

Dijelaskan, setelah melakukan pembahasan bersama terhadap pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, maka Badan Anggaran Dewan bersama TAPD berkesimpulan bahwa besaran anggaran dalam perubahan APBK tahun anggaran 2015 , terinci; total pendapatan sebesar Rp1.548.782.375.373.77, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp94.072.964.67 yang terdiri dari dana perimbangan Rp 929.994.897.318 dan pendapatan daerah yang sah lainnya Rp. 524.714.513.384.77.

Sementara itu, total belanja Rp1.663.857.365.360.06 terdiri dari belanja tidak langsung Rp 853.432.122.803.34 dan belanja langsung Rp810.425.242.556.72, serta untuk pembiayan daerah bersumber penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp115.734.370.986.29. Kemudian, pengeluaran pembiayaan daerah Rp659.381.000 serta pembiayaan netto Rp115.074.989.986.29.

Diakhir penyampaian laporannya, Iskandar meminta kepada seluruh kepala satuan perangkat kerja daerah untuk hadir dan mengikuti proses pembahasan yang berlangsung. “Saya harap saat pembahasan nanti semua kepala dinas, badan dan kantor bisa hadir,” harapnya. (Alam)

 

(dibaca 320 X)