Ada Konsprasikah di Balik Putusan Amin ?

| Share on Facebook
IMG_20160510_003303

Raymundus Loin, S.Ag, SH, MH

Raymundus : Hakim Tidak Penuhi Permintaan Terdakwa Jelang Pembacaan Putusan

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Raymundus Loin, S.Ag, SH, MH selaku kuasa hukum Tang Fung Min alias Amin mengkritik proses persidangan kleinnya. Bahkan ia menduga ada konspirasi terhadap putusan hukum kliennya Amin, dimana kasus awal penyerobotan tanah kemudian dikembangkan menjadi kasus pemalsuan tanda tangan dalam proses pengajuan balik batas tanah di Parit H Muksin Ayani II kubu Raya dengan Nomor Perkara 115/PID B/2015/PN-PTK yang dilakukan oleh Abdul Syukur.

Dikatakan Raymundus, bahwa dalam kasus itu sebelumnya sudah ditetapkan satu tersangka atas nama Abdul Syukur dituntut 1,3 tahun pidana penjara dan divonis 8  (delapan) bulan.  “Sementara klein kami yang notabenya tidak ada melakukan tanda tangan palsu dalam  dalam kasus yang sama, malah dituntut 2 tahun,” kesal Raymundus.

Padahal, kata dia, selama proses persidangan, saksi-saksi yang diperiksa tidak menyebutkan keterlibatan kleinnya Amin. “Beberapa saksi juga tidak mengenal saudara Amin, hanya keterangan Abdul Syukur yang mengatakan bahwa Amin yang menyuruh dirinya untuk memproses balik batas tanah tersebut,” ungkapnya.

“Selanjutnya dalam proses persidangan, sampailah pada putusan klein kami hampir tidak diberikan kesempatan untuk mengajukan pembelaan. Padahal sebelum putusan, klien kami sudah meminta kepada Hakim agar minta didampingi kuasa hukum, namun hal ini tidak terjadi. Hakim langsung memberikan  putusan klien kami dengan vonis 1.3 tahun penjara,” beber Raymundus.

Bahkan Pengacara Raymundus Loin menilai, proses penahanan terehadap kliennya di Rutan telah melanggar norma-norma dan hak azasi karena surat penahanan belum dikeluarkan oleh pengadilan. “Putusan ini menjadi tanda tanya besar bagi kami selaku kuasa hukum. Untuk itu kami akan melakukan upaya banding terhadap putusan yang ada,” tandasnya.  (Novi)

(dibaca 185 X)