Akim : Kalbar Bebas Buta Aksara

| Share on Facebook
Aleksius Akim, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kalbar (FB)

Aleksius Akim, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kalbar (Facebook)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, Drs. Aleksius AKim, M.M., mengungkapkan bahwa angka buta aksara di Kalimantan Barat turun.  Menurut perhitungan versi data BPS dengan jumlah penduduk 4,2 juta, buta aksaranya sekitar 8%.  “Kalau kita bagi dengan angka menurut data Dukcapil, 5,2 juta penduduk kalbar maka yang tersisakan kurang lebih 3%. Nah, kalau kita melihat lagi angka nasional, daerah yang agka buta aksaranya berada di bawah 5%, bisa dikatakan atau dikatagorikan sebagai daerah yang sudah bebas buta aksaranya,” ujar Akim saat peringatan Hari Aksara Internasioanal (HAI) di Pontianak.

Menurut Akim, secara persentase Kalbar sudah bebas buta aksara. Namun, kata dia, rata-rata lama belajarnya masih relative rendah. “Baru 7,2 tahun, dan ini harus kita pacu supaya berpengaruh kepada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia,” ajaknya.

Dilanjutkannya, pada tahun lalu, kecepatan peningkatan IPM Kalbar secara nasional berada diperingkat 4. “Kita masih belum mampu untuk nyalip satu provinsi, artinya kita perlu untuk menambah amunisi untuk menambah kecepatan, dan ini yang harus kita pikirkan,” ucap Akim. Caranya, kata dia, kabupaten dan kota secara sungguh-sungguh memprogramkan. “Programnya dibuat, ketersediaan ketenagaan yang professional harus siap dan pendanaan juga harus siap,” imbuhnya.

Mengenai komitmen kabupaten dan kota, menurut Akim, bisa dinilai dari pengalokasian anggaran di APBDnya untuk melaksanakan program pemberantasan buta aksara. “Kalau tidak ada berarti komitmen untuk memberantas buta aksara berarti tidak ada, kalau menganggarkan biarpun sedikit berarti dia sudah komit, keinginannya sudah ada,” kata Akim. (novi)

(dibaca 1059 X)