Aksi Protes GERAM Buka Baju

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, KUBU RAYAKPPS Pertanyakan Pemotongan Honor oleh KPUD KKR. Lanjut Baca ... »  Ratusan pendukung dan simpatisan pasangan calon Bupati Muda-Harjo  yang tergabung dalam aksi GERAM (Gerakan Rakyat Anti Monay Politic) dengan Korlap Sdr. Agus Suwandi mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kubu Raya, Jl Adi Sucipto, Sei Raya Kab Kubu Raya, Selasa (22/10/2013).

Dalam orasinya, Agus menyampaikan tuntutan agar kasus money politik dalam Pemilukada KKR tahun 2013 segera dituntaskan. “Kami ada temuan dari LSM GERAM bahwa sebanyak 2091 pemilih yang tidak memiliki NIk tapi boleh mencoblos dalam Pemilukada KKR 2013 dan adanya DPT (Daftar Pemilih tetap) fiktif sebanyak 20.074 suara yang dikeluarkan oleh KPU KKR oleh karenanya masyarakat KKR tidak mau menerima pemimpin yang tidak bermoral,” bebernya.

Usai berorasi, para pendemo melakukan doa bersama dan aksi buka baju sebagai bentuk simbol protes terhadap kejatan hukum massif yang terjadi di Pemilukada Kubu Raya 2013. “Ini Sebagai bukti bahwa masih ada warga Kubu Raya yang berani melawan penguasa yang zalim. Jadi, kami akan melakukan aksi tidur sebagai aksi protes. Kami tidak akan anarkis,” ujar Agus

Dalam kesempatan itu, Kapolresta PontianakEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » Kombes Pol Drs. Haryanta mengatakan bahwa Sengketa Pemilukada KKR masih dalam proses di MK (Mahkamah Konsitusi) dan kehadiran PolriKodam XII/Tpr Buka Pendaftaran Taruna/Taruni Akmil. Lanjut Baca ... » di KPU KKR hanya untuk mengamankan aset/lembaga milik negara karena keamanannya merupakan tanggung jawab Polri. “Kami tahu massa tidak akan anarkis dalam penyampaian aspirasi, namun kami juga memiliki tugas menjaga keamanan, ketertiban dan pencegahan terhadap kerawanan yang akan timbul khususnya di wailayah KKR dan Polri akan menegakkan hukum sesuai dengan konstitusi dan UU yang  berlaku di negara ini,” kata Hari. (alam)

(dibaca 713 X)