Antara “Pungli dan Suap” BC Entikong Sedang Didalami Jaksa Penyidik

| Share on Facebook
Ilustrasi

Ilustrasi

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Terungkapnya dugaan kasus pungutan liar yang dilakukan oleh tersangka H.S, (52) yang menjabat sebagai Kasi Kepabeanan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Type C Entikong oleh Tim Penyidik  Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Entikong masih dalam proses dan dilakukan  pengembangan lebih lanjut. “Kasusnya sedang kita kembangkan,” ujar Lumumba Tambunan, S.H., AS Intek Kejati KalbarLaki Kalbar Desak Kejati Usut Kasus Perumahan Khusus Rakyat. Lanjut Baca ... » saat jumpa pers di Kantor Kejati, Jalan Soebarkah Pontianak, Jumat, 25 Okbober 2013 sore.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim  Penyidik Jaksa terhadap tersangka, pemberian “uang pelicin” sebesar Rp20 juta/kontainer tersebut melalui  para supir yang mengangkut barang-barang yang keluar ataupun masuk melalui Pintu Lintas Batas (PLB) Entikong. Dalam sehari, kata Lumumba, jumlah kendaraan angkutan barang yang melintas di PLB diperkirakan rata-rata  20 s/d 30 unit Mobil Box, 10 unit truck berukuran kecil dan  30 s/d 35 unit truck berukuran besar.

Mengenai sanksi yang akan dikenakan kepada pemberi maupun penerima fulus tak resmi itu, menurut Lumumba,  akan didalami pihaknya. “Nanti kita dalami,” janjinya. (novi)

(dibaca 1542 X)