Banyak Daerah Tak Paham Kelola Keuangan

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menilai masih banyak ditemukan sejumlah daerah yang belum mengerti mengenai pengelolaan keuangan daerah dan hanya bekerja berdasarkan kebiasan. “Itu wajar saja kalau BPK menemukan banyak daerah yang sulit mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian, Untuk itulah BPK RI membuka diri melakukan bimbingan kepada  daerah dalam hal mengelola keuangannya,” ujar Hasan Basri, Wakil Ketua BPK RI di Pontianak, Jumat, 8 November 2013.

Ia menjelaskan, BPK RI  akan langsung menindaklanjuti setidaknya sejak 2 bulan setelah diterimanya laporan dan segera disampaikan kepada DPRD setempat, sehingga temuan tidak berlarut-larut. Namun, Hasan menyayangkan selama ini masih banyak daerah yag telambat menyampaikan laporan keuangan. “Untuk menyampaikan laporan daerah BPK RI itu diberikan waktu 2 bulan semenjak laporan itu diterima. Yang terjadi, kebanyakan daerah itu terlambat menyampaikan laporan kepada BPK, sehingga laporannya itu juga terlambat. Untuk itu saya himbau kepada daerah untuk secepatnya membuat laporan itu diselesaikan,” pintanya. (novi)

 

(dibaca 553 X)