Basarnas Kalbar Gelar Rakor dan Latihan SAR Daerah Tanjungpura

| Share on Facebook

baasarnas

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Kantor SAR Pontianak mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Latihan SAR Daerah,selama tiga hari,yang bertempat di Grand Mahkota Hotel Jalan Sidas Pontianak, Selasa (11/11), yang dibuka secara resmi oleh Assisten 1 Setda Kalbar Drs.Sumarno, mewakili Gubernur Kalbar.

Marsekal Pertama TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » S.B.Supryadi selaku Direktur  Operasi dan Latihan Basarnas Pusat usai pembukaan rakor mengatakan,atas nama pribadi dan atas nama Basarnas  saya menghaturkan ribuan terima kasih para tamu undangan yang berkenan hadir serta meluangkan waktunya untuk memenuhi undangan kami dalam acara pembukaan rakor yang pada saat ini kita selenggarakan.

Supryadi menambahkan, kegiatan ini adalah salah satu program yang kami prioritaskan guna untuk meningkat kan saling kerjasama dan berlatih secara terpadu antara Kantor SAR Pontianak dengan berbagai instansi/lembaga yang berpotensi SAR tentang prosedur penyelenggaraan operasi SAR.

Sebagai bagian dari masyarakat internasional yang tunduk kepada ketentuan yang telah diatur, diantaranya tentang International Maritim Organization (IMO), International Civil Aviation Organzation (ICAO), UU No.29, tentang Pencarian dan Pertolongan, UU No.24, tentang Bencana, dan Perpres No.99 tahun 2007  tentang Badan SAR Nasional. “Semuanya jelas dan tersurat  bahwa kita sebagai bangsa dan masyarakat Indonesia berkewajiban untuk memberikan layanan SAR  terhadap jiwa manusia yang sedang terancam bahaya,”  harap Supryadi.

Selanjutnya, ia berpesan kepada peserta supaya dapat mengikuti dengan bersungguh-sungguh dan dapat memberikan saran serta mencarikan solusi atas permaslahan yang timbul dalam penyelenggaraan operasi SAR di wilayah Kalimantan Barat.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor SAR Pontianak Slamet Riyadi, S.H. mengungkapkan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk peningkatan kesiapan personil Kantor SAR Pontianak yang ada di bawah komandonya. Jadi, kata dia, perlu ada peningkatan dan saling koordinasi antara Kantor SAR Pontianak dengan semua instansi/lembaga yang ada, tentunya yang berpotensi bagi SAR dalam usaha pencarian dan penyelamatan. Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya sosialisasi yang intens kepada masyarakat tentang penyelenggaraan operasi SAR kepada musibah Urban SAR.

Dijelaskannya, Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam hal memberi pertolongan kepada korban akibat berbagai musibah, diantarnya musibah penerbangan, musibah pelayaran, musibah tanah longsor serta musibah lainnya, dituntut untuk menyediakan pelayanan SAR pada wilayah seluruh Indonesia khususnya di Kalbar.

Kantor SAR Pontianak yang berkedudukan di Pontianak Kalimantan Barat, dilihat dari letak sisi kerawanan yang kerap tertimpa  musibah akibat pelayaran, orang hanyut, nelayan tenggelam, banjir, maupun musibah tanah longsor. Hal ini menurutnya, tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi musibah pada penerbangan.

“Sasaran SAR adalah supaya terwujudnya koordinasi dan kerjasama dan saling bersinergi antara Kantor SAR Pontianak dengan lembaga atau instansi yang berpotensi kepada SAR, terwujudnya tim SAR yang proporsional dan profesional dalam penyelenggaraan operasi SAR, dan terwujudnya sebuah kemapuan operasional Tim SAR, sarana dan prasarana dalam sebuah penyelenggaran operasi SAR pada musibah Urban SAR,” pungkas Slamet.

(Syaiful/Novi)

(dibaca 495 X)

None found.