Barang Bukti 4000 Batang Kayu Illegal Raib

| Share on Facebook
kayu

Ilustrasi (Doc. Lensakapuas)

LENSAKAPUAS, LANDAK – Ribuan batang kayu illegal jenis meranti yang ditangkap aparat Polsek Air Besar Kabupaten LandakKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... » pada tanggal 13 Februari 2014 lalu, disinyalir telah dijual ke salah satu pengusaha kayu berinisial (L).

Berdasarkan informasi yang himpun LensaKapuas, barang bukti (BB) 4.000 batang kayu meranti dengan ukuran 8x16cm, 16x16cm dan panjang 4 m tersebut, hasil pembalakan liar di kawasan Bukit Penyapu, Bukit Meraba Kec. Air Besar dan Kec. Kuala Behe Kab. Landak.

Anehnya, kayu yang telah dipolice line oleh aparat sebagai BB itu telah hilang dari tempat penyimpanan BB.

Informasinya, terhadap tersangka berinisial (OK) tidak jelas proses dan penetapan status hukumnya. Bahkan, kabarnya BB diduga kuat telah dijual oleh oknum aparat ke salah satu pengusaha kayu asal Landak bernisial (L).

Dikonfirmasi terkait adanya informasi tersebut, Kapolres Landak, AKBP Frans Cahyono tak menampik. Ia mengungkapkan bahwa kasus tersebut yang menangani adalah aparat KSDA. “Untuk yang saya monitor, masalah tersebut ditangani KSDA Pontianak, Polsek Air Besar saat itu hanya bantu dipakai police line. Jadi kayu tersebut masih dalam tanggung jawab KSDA,” jelas Kapolres via SMS ketika dihubungi LensaKapuas melalui ponselnya, Selasa, 06 Mei 2014.

Kendati demikian, kata Frans Cahyono, Polres saat ini tetap ikut membantu mengusut keberadaan BB tersebut.

Mengenai dugaan adanya keterlibatan oknum aparat, Kapolres belum bisa memastikan. Namun, ia tetap berharap adanya bantuan informasi berbagai pihak untuk segera mengusut tuntas masalah tersebut.

“Untuk lebih detailnya, konform Kasat Reskrim aja,” pinta Kapolres. (alam/novi)

(dibaca 571 X)