Bos Panca Motor Tampung 22 WNA Asal Taiwan

| Share on Facebook
Polda amankan 22 WNA Asal Taiwan di Rumas Bos Panca Motor (foto:alam)

Polda amankan 22 WNA Asal Taiwan di Rumas Bos Panca Motor (foto:alam)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Rumah milik Chen Khu (50), Bos Panca Motor yang terletak di Jalan Putri Daranante, Kel.Sei Bangkong, Kec. Pontianak Kota digerebek aparat polisi dari Polda KalbarTruck Fuso Pengangkut Lelong ditangkap Petugas. Lanjut Baca ... », Kamis (17/10/2013) malam. Pasalnya, di dalam ada 22 orang  WNA asal Taiwan dan Tiongkok. “Selama ini rumah itu tertutup, hanya dihuni oleh beberapa orang saja, tidak tahu aktifitas di dalamnya, karena jarang orang yang tinggal didalam rumah itu bersosialisasi dengan warga setempat,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya.

Terungkapnya kasus itu, bermula dari informasi Ditnarkoba Polda Kalbar yang tengah mengembangkan penyelidikan kasus narkobaPolda Kalbar Sita 2,3 Kg Shabu. Lanjut Baca ... » di  rumah Edy, di Jalan Putri Daranante Gang Suka Jaya Pontianak Kota. Hasilnya,  4 orang  tersangka  ditahan beserta barang bukti  sabu 2  “G” dan 2 ons ganja.

Saat penggerebekan, penghuni rumah yang berada di depan lokasi menunjukkan aktivitas mencurigakan. “Kami curiga ada industri rumahan, karena rumah tertutup langsung petugas mendobrak pintu dan masuk,” kata Kombes Pol Hasanuddin, Wakapolda Kalbar

Dilanjutkannya, ada beberapa orang  yang lari dari rumah dua lantai itu melalui pintu belakang. “Informasinya, secara keseluruhan penghuni rumah sebanyak 22 orang  WNA , dan 3 orang sempat melarikin diri,” ungkap Hasanuddin.

Diketahui setelah diamankan, sebanyak 14 orang berasal dari Taiwan, sisanya Tiongkok. “Petugas kesulitan mendata, karena tidak ada yang bisa berbahasa Indonesia,” ujar Wakapolda. Menurutnya,  di dalam rumah itu terlihat tumpukan telepon, komputer, mesin printer serta peralatan elektronik lain. Saat penggerebekan, kata dia, terdapat 15 saluran telepon yang aktif di ruang lantai atas. “Dokumen yang ditemukan hanya fotocopy paspor. Kemungkinan paspor asli dibawa oleh sponsor yang sampai saat ini belum diketahui siapa,” tukasnya.

Hasanuddin menduga,  WNA yang tinggal dirumah berlantai dua itu masuk dalam sindikat cyber crime  internasional. Seperti penipuan bank, pencurian pulsa atau judi bola. “Ini akan dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (alam)

(dibaca 1081 X)