Bupati Rocky Diduga Pungut Upeti 10% Setiap Proyek APBK

| Share on Facebook

maros

Adi Maros

LENSAKAPUAS, ACEH TIMURMTQ ke-32, Aceh Timur Ikut Pawai Ta’ruf dan Mobil Hias. Lanjut Baca ... » – Bupati Aceh Timur Rocky meminta setiap pihak rekanan proyek pemerintah agar bisa menyelesaikan hingga 100% item pekerjaan sesuai kontrak kerja. “Namun sangat ironis, dilain sisi sang Bupati justeru tidak mau tahu apapun kendala pihak rekanan proyek di lapangan, yang penting setiap kegiatan (proyek) Rokcy harus mendapat  upeti 10%,” ungkap ABD. Hadi Abidin,  Ketua Asosiasi Kontraktor Aceh Timur (AKA)  melalui jejaring sosialnya yang diterima media, Minggu, 14 Juni 2015. 

Melalui akunnya, Hadi Abidin yang akrab disapa Adi Maros mengaku sangat prihatin atas apa yang terjadi. “Aceh Timur saat ini dipimpin oleh seorang mafia. Bagaimana nasib daerah kita (Aceh Timur) jika seperti ini?” tanyanya prihatin.

“Dulunya dia (Rokcy red) berkeyakinan  bisa merubah Aceh Timur kearah yang jauh lebih baik, tapi kenyataannya malah lebih parah. Rokcy memungut upeti setiap proyek yang bersumber dari APBK sebesar 10%, bahkan bisa lebih. Ini bukan memperbaiki kondisi Aceh Timur, melainkan menyeret Aceh Timur ke jurang kehancuran,” kesal Adi. 

Untuk itu ia meminta aparat penegak hukum bisa mengusut adanya dugaan upeti 10% yang wajib disetor ke kantong pribadi Bupati. “Ini murni tindakan melawan hukum, karena dengan adanya pungutan 10% dari proyek tersebut, otomatis fisik proyek tidak berkualitas,” jelas Ketua Asosiasi Kontraktor Aceh Timur.

Adi Maros mengaku sangat miris dengat situasi tersebut. “Karena ini fasilitas publik dari uang rakyat yang sudah ada ketentuan dalam setiap pengguanaan untuk menyelesaikan kegiatan proyek,  sehingga wajar masyarakat bertanya, kemanakah uang 10% itu dan siapa yang biasa menjawab?” tutur Maros.

“Dalam hal ini saya selaku pengusaha di Aceh Timur,mengecam keras tindakan Bupati mafia ini, yang dulunya mengaku bisa berubah, tapi realitanya dia lebih berbahaya dan lebih Sadis,” kecam  Adi Maros mengakhiri. (Alam)

(dibaca 630 X)