Cabup & Cawabub Pontianak Teken Kesepakatan Damai

| Share on Facebook
LENSAKAPUAS, MEMPAWAH – Deklarasi Kesepakatan Damai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pontianak Tahun 2013 yang berlangsung di Aula Polres Pontianak Jl. Raden Kusno Mempawah, dihadiri Kapolres Pontianak AKBP Hady Purwanto,  Ketua DPRD Kab. Pontianak Rahmad, Dandim 1201/MPH Letkol Kav Bambang Sulistyo, Kajari Mempawah, Bambang Setyadi, SH, MM, Ketua Panwaslu Kab. Pontianak Kaharudin S.Ip, Ketua Pengadilan Negeri Mempawah, Tumpal Sagala, SH, MH,   Ketua KPUDKPPS Pertanyakan Pemotongan Honor oleh KPUD KKR. Lanjut Baca ... » Kab. Pontianak, Munir Putra ST,  Ketua FKUB, Syarif Ismail dan Seluruh Pasangan Calon beserta  tim sukes dan simpatisan. Selasa (27/8/2013).
.
Kapolres Kabupaten Pontianak, AKBP Hady dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan bertujuan untuk  menciptakan keamanan, ketertiban dan kedamaian dalam pelaksanaan pemilukada september 2013.  Bentuknya, melalui kesepakatan damai diantara para kandidat yang akan bertarung nantinya.
Adapun Isi Kesepakatan Damai yang ditandatangani Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, diantaranya :
  1. Bersedia mensukseskan dan memperlancar proses pemilihan Bupati dan wakil Bupati Pontianak Tahun 2013.
  2. Menjunjung tinggi, mentaati dan melaksanakan peraturan perundang-undangan serta ketentuan yang berlaku dalam setiap tahapan pelaksanaan pemilukada.
  3. Mengamankan, mengendalikan dan bertanggung jawab terhadap setiap aktifitas yang dilakukan para tim sukses, kader massa pendukung masing-masing agar tidak terpengaruh dan terprovokasi oleh pihak manapun yang mengarah kepada tindakan yang bersifat anarkis.
  4. Mendukung sepenuhnya tindakan tegas aparat keamanan terhadap pelanggar hukum yang dilakukan oleh pihak  manapun yang bersifat anarkis dan mengganggu kamtibmas.
  5. Bersama masyarakat menjaga stabiltas keamanan, keadilaan, dan demokrasi demi ketentraman masyarakat.
  6. Bersedia menerima kemenangan dan kekalahan dan mendukung siapapun yang terpilih yang ditetapkan secara sah oleh KPUD Kab. Pontianak.
  7. Bila masing-masing pasangan calon dan atau pendukung melakukan tindak pidana dan atau pelanggaran maka itu menjadi tanggung jawab perorangan dan masing-masing kelompok tidak boleh mencampurinya.

Penandatangan surat kesepakatan damai oleh Kandidat,Tim Sukses dan FORKOMPIMDA disaksikan seluruh tamu undangan yang hadir.

(alam)

(dibaca 876 X)