Dampak FATCA pada NRI AS

NRI AS yang memiliki investasi di negara asalnya harus mematuhi peraturan FATCA (Undang-Undang Kepatuhan Pajak Akun Asing). Ketahui semua yang Anda butuhkan dalam posting ini- Apa itu, bagaimana NRI perlu mematuhinya dan banyak lagi. Teruskan membaca.

Masuk akal bagi Anda sebagai NRI AS (Non-residen Indian) untuk menjajaki peluang investasi di tanah air, bukan? Namun apakah Anda mengetahui tentang Undang-Undang Kepatuhan Pajak Akun Asing (FACTA) Pemerintah AS? Berdasarkan konsep tersebut, orang AS (penduduk & NRI) harus mematuhi peraturan FATCA dan mengungkapkan pendapatan dan asetnya di seluruh dunia kepada otoritas pajak. Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan denda dan hukuman. Mari kita cari tahu bagaimana FATCA memengaruhi NRI AS.

Apa itu FATCA?

FATCA diluncurkan pada tahun 2010 untuk meningkatkan transparansi di sektor jasa keuangan di tingkat worldwide. Itu didukung sebagai bagian dari Hiring Incentives to Restore Employment (HIRE) Act untuk membatasi praktik menghindari pajak di AS. Di bawah aturan FATCA, semua pembayar pajak AS harus berbagi rincian aset dan pendapatan dari investasi luar negeri. Lembaga keuangan (perusahaan pialang, lender, reksa dana, perusahaan asuransi, dll.) Yang terdaftar di bawah FATCA memiliki kekuatan untuk menekan pajak jika persyaratan dokumentasi tidak dipenuhi. Mereka berwenang untuk memberi tahu Internal Revenue Service (IRS) segera jika menghadapi kasus penggelapan pajak.

Pakta FATCA India-AS:

India menandatangani pakta FATCA dengan AS pada 2015. Menurut perjanjian antar-pemerintah (IGA), pejabat pajak India diharuskan untuk mendapatkan informasi yang relevan tentang pemegang akun AS dan menyampaikannya ke IRS. Mulai Januari 2016, semua investor NRI (baru dan yang sudah ada) harus mengajukan pernyataan mandiri FATCA melalui 114F hingga 114H dan Formulir 61B dari Undang-Undang Pajak Pendapatan. Selain itu, nomor tempat tinggal pajak dan paspor India perlu disediakan. Tidak mematuhi arahan FATCA dapat mengakibatkan pembekuan rekening lender, pemblokiran rekening NPS / PPF, dan penangguhan investasi reksa dana.

Pernyataan Mandiri FATCA untuk NRI:

Informasi standar yang dibutuhkan NRI untuk dideklarasikan sendiri oleh FATCA adalah:

NamaNomor Rekening TetapAlamatTempat (kota / negara bagian) lahirNegara lahirNegaraKebangsaanPendapatan Tahunan BrutoPekerjaanApakah penduduk negara lain Jika ya, maka detailnya sama, NPWP, dan jenisnya.

Setiap perubahan khusus perlu diinformasikan ke lembaga keuangan / perantara dalam waktu 30 hari.

FATCA berlaku untuk berikut ini: tautan ref

Penduduk tetap AS / pemegang kartu hijau Warga negara AS (NRI yang telah bermigrasi ke AS dengan paspor India dan sekarang menjadi warga negara AS yang dinaturalisasi) NRI yang bekerja / tinggal di AS melalui B1 / B2, H1-B, E-2, atau L1 / Visa L2

Dampak FATCA pada NRI AS:

Persyaratan pelaporan FATCA untuk orang India dengan standing AS meliputi:

Deposito TetapPPFStock Reksa DanaBank InterestLife Insurance Policy Keuntungan modal Kontribusi pensiunAkun NRE, NRO, dan FCNR

Properti rumah, brankas, barang antik, perhiasan, karya seni, mobil, dan barang koleksi lainnya tidak dianggap sebagai aset keuangan dan karenanya tidak terpengaruh oleh FATCA.

Pikiran Akhir

Orang India dengan standing AS harus memperhatikan peraturan FATCA sebelum berinvestasi di negara asalnya. Kepatuhan terhadap IRS dan undang-undang perpajakan AS dapat menghindari kemungkinan menghadapi proses perdata / pidana di masa mendatang.