Danrem 011/LW Opening Ground Breaking Perluasan Sawah Di Aceh Timur.

| Share on Facebook
ft aceh timur

Ket Foto – Kiri : Sekda Aceh TimurMTQ ke-32, Aceh Timur Ikut Pawai Ta’ruf dan Mobil Hias. Lanjut Baca ... », M. Ikhsan Ahyat, S,STP, M.AP, disaksikan oleh Danrem 011/LW Kolonel inf Dedy Agus P didampingi oleh, Kadis Pertanian Aceh Timur, Ir. Sanusi, MM, Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf. Haris Siregar dan masyarakat sedang memecahkan kendi di depan excavator sebagai tanda dimulainya kegiatan Graound Breaking Perluasan sawah baruu di Aceh Timur untuk Tahun 2016. (foto Humas). Kanan : Danrem 011/LW Kolonel inf Dedy Agus P melakukan foto bersama Sekda Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S,STP, M.AP, Kadis Pertanian Aceh Timur, Ir. Sanusi, MM, Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf. Haris Siregar dan para camat susai acara pembukaan Graound Breaking Perluasan sawah baru di Aceh Timur untuk Tahun 2016. (foto Humas).

LENSAKAPUAS, ACEH TIMUR – Ground Breaking perluasan sawah di Gampong Paya Lipah, Kecamatan Peurlak Kota, Aceh Timur untuk Tahun 2016 dibuka langsung oleh Danrem 011/LW. Kolonel  Inf. Dedy Agus P pada Jumat (04/03/2016).

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Aceh Timur, Ir. Sanusi, MM, menjelaskan bahwa untuk tahun 2016, Kabupaten Aceh Timur mendapat bantuan perluasan areal sawah dari Pemerintah Pusat seluas 1.900 Hektar. “Pelaksanaannya dilakukan oleh pihak TNI AD,” kata Sanusi.

Dijelaskannya, untuk program perluaasan sawah dimaksud terbagi kedalam dua tahap. Tahap pertama seluas 700 Hektar, termasuk yang di wilayah Gampong Paya Lipah dengan luas 15 hektar. “Diharapkan akan rampung pada Juli mendatang, sementara untuk tahap keduanya seluas 1200 Hektar dan akan dilaksanakan pada triwulan berikutnya,” terang Ir. Sanusi.

Begitupun halnya dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP. Dalam sambutannya pada acara Ground breaking, ia menjelaskan bahwa dengan semakin meningkatnya populasi penduduk di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh, tentunya sangat berpengaruh terhadap kebutuhan pokok seperti pangan dan papan.

“Bertambahnya jumlah penduduk, ini bearti akan memerlukan kebutuhan papan yang dalam arti kebutuhan rumah, sementara luas wilayah tidak bertambah, seiring hal terseut kebutuhan akan pangan juga akan meningkat sebab makanan pokok kita adalah nasi (beras). Oleh sebab itu dukungan semua pihak sangat diperlukan dalam program perluasan sawah di Kabupaten Aceh Timur ini sangat dibutuhkan guna mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia pada umumnya dan Aceh Timur pada khususnya,” terang Sekda M. Ikhsan.

Untuk itu, ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Aceh Timur untuk bersama-sama dapat bekerjasama guna mendukung program perluasan sawah dengan cara menjaga dan memelihara bantuan yang sudah diberikan guna kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Inf Dedy Agus P mengungkapkan, ada banyak lahan pertanian terutama persawahan yang sudah beralih fungsi menjadi perumahan.  Hal tersebut tentunya sangat beralasan, sebab kebutuhan masyarakat akan papan terus meningkat, sehingga lahan persawahan semakin sedikit. “Bila dibandingkan dengan Tahun 80-an, dulu Indonesia merupakan salah satu Negara pengekspor beras dunia, namun saat ini justeru yang terjadi malah kebalikannya, Indonesia menjadi salah satu Negara yang mengimport beras dari Negara lain untuk kebutuhan pangan masyarakatnya,” ulas Danrem.

Untuk itu, dirinya sangat berharap, peran serta seluruh masyarakat untuk dapat mempertahankan kebutuhan pokok seperti beras sangat diperlukan dan bukan justeru bergantung dari Negara lain.  “Oleh karena itu mari kita bersama-sama untuk dapat menciptakan ketahanan pangan nasional dengan keberhasilan swasembada beras di Indonesia, dimana Kabupaten Aceh Timur salah satunya daerah yang turut andil dalam menyukseskan swasembada beras itu, dan oleh karena itu tambahnya ,” ajak Kolonel Inf Dedy Agus P.

Bahkan kata dia, kalau bisa yang turun ke sawah itu jangan hanya kaum perempuan saja, tetapi laki-laki juga harus turun ke sawah, jangan hanya bisa duduk di warung kopi guna kita wujudkan bersama swasemba beras .

Dalam acara ground breaking tersebut,  dihadiri Dandim 0104 Aceh Timur, letkol Inf . Haris Siregar, Kadis Perternakan, Kepala BPS Aceh Timur, para camat dalam kabupaten Aceh Timur, tokoh agama dan masyarakat Desa Paya Lipah Kecamatan Peurlak Kota. (Humas/Alamsyah)

(dibaca 204 X)