Daya Serap Program LPBD-KUMKM Di Kalbar Rendah

| Share on Facebook

Penyebabnya Minim Sosialisasi

LensaKapuas,Pontianak

Penyekjbjjkrapan program Lembaga Pengelola Dana Bergulir Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di Kalimantan Barat terbilang sangat kecil apabila dibandingkan dengan daerah lainnya. Hal tersebut ditenggarai minimnya sosialisasi yang dilakukan Instansi terkait.  “Untuk itulah makanya kami melakukan kerjasama ini, supaya semakin banyak para pelaku usaha mikro, usaha kecil dan menengah mengetahui dan menyerap program kita,” kata Sutowo, Direktur Umum dan Hukum LPBD-KUMKM disela-sela kegiatan sosialisasi LPBD-KUMKM di Grand Mahkota Hotel Pontianak. Kamis (27/06/2013).

Berdasarkan data yang pihaknya miliki. Daya serap program LPBD di Kalbar masih dibawah angka 50%. “Sampai saat ini, kalbar masih relative rendah. Dari Kuota Rp. 100 Milyar yang dialokasikan, yang terserap baru mencapai Rp. 30,6 miliar, yang berasal dari 16 Mitra  di 4 kabupaten dari 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar. ”Karenanya saya mengajak Pak Kadis KUMKM untuk lebih gencar lagi melakukan sosialisasi program ini bareng-bareng kita,” harap Sutowo.  Setidaknya menurut Sutowo, seluruh Koperasi & UMKM di 14 Kabupaten dan Kota yang ada di Kalbar mengetahui program tersebut.

Ignatius IK, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalbar tidak menampik kalau minimnya sosialisasi yang dilakukan pihaknya terkait program LPBD-KUMKM.   “Rekan-rekan pelaku usaha banyak yang belum mengetahui program LPBD, karena memang minimnya sosialisasi,” ujar Ignatius.

(novi)

(dibaca 796 X)