Dayung & Regatta Bakal Jadi Icon Kota Pontianak

| Share on Facebook
IST. Nett

IST. Nett

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Walikota PontianakAngin Segar Bagi Ponpes Darunnaim. Lanjut Baca ... », Sutamidji, S.H. M.Hum., mengatakan bahwa olah raga Lomba Sampan merupakan salah satu icon Kota Pontianak sejak dahulu. “Kita coba, kebetulan Danlanal mempelopori bersama Podsi bagaimana menghidupkan kembali sampan bidar dan jenis-jenis yang lainnya,” ujar Sutarmidji disela-sela kegiatan Kejurda Dayung dan Regatta 2013 di Taman Alun Kapuas Pontianak, Minggu, 24 November 2013.

Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan juga dalam rangkaian Hari Jadi Kota Pontianak, HUT Armada ke-68 dan Kejurda. “Mudah-mudahan ini dapat terus berlanjut dan tentunya dengan persiapan yang lebih matang lagi. Kalau perlu mengudang dari luar, Kuching, Brunei, dll,” kata bang Midji sapaan akrabnya.

Ia pun mengungkap rasa terimakasihnya kepada Lanal yang telah mempelopori kegiatan, Podsi dan semua stakeholders yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Kejurda Dayung dan Regatta 2013.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Pangkalan TNI AL  Pontianak, Kolonel Laut (P) Dwika Tjahja Setiawan mengatakan bahwa selain menjalankan tugas pokoknya bidang  maritim, Lanal juga melakukan pembinaan. Untuk itu,  Lanal merasa terpanggil dan prihatin atas minimnya event olah raga air, padahal, kata dia,  Kalbar adalah daerah yang dikenal seribu sungai. “Tapi sangat jarang menggelar event olah raga bersifat air. Sehingga kami berinisiatif bekerjasama dengan Koni untuk memcoba membangkitkan kembali semangat masyarakat Kalimantan Barat melalui penyelenggaraan event-event . Saya rasa masyarakat Kalbar akan setuju dan mendukung, sebab dapat memberikan hal yang positif  pada daerah,” terang Dwika.

Menurut pada sejarah, lanjut Dwika,  sebenarnya pada tahun 1968 event olah raga dayung sudah ada di Kalbar. “Jadi, atas dasar inilah Lanal bersemangat untuk mengembalikan kejayaan dayung saat itu menjadi kejayaan dayung juga saat ini,” harapnya.

Ia pun berharap, kedepan tidak hanya sebatas dayung saja yang diadakan, namun akan lebih banyak lagi event yang berkaitan dengan air. “Mungkin tahun depan akan ada layar, sky atau apa saja yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan pariwisata daerah,” tukas Dwika. Sebab, kata dia, apabila event tersebut menjadi program nasional. “Begitu mendengar Regatta, maka semua masyarakat nasional melihat Kalimantan Barat,” jelasnya.

“Kita sudah bicarakan dengan Wali Kota, kalau nantinya Regatta kita kawinkan dengan Hari Ulang TahunAngin Segar Bagi Ponpes Darunnaim. Lanjut Baca ... » Kota Pontianak. Sejujurnya, antusias masyarakat Kalbar begitu besar, terutama potensi-potensi daerah banyak yang ingin andil,” tandasnya. (novi)

(dibaca 763 X)