Dialog Interaktif Peringati Hari AIDS Sedunia

| Share on Facebook
Dwi Listyawardani, Kepala BKKBN Kalbar (foto:novi(

Dwi Listyawardani, Kepala BKKBN Kalbar (foto:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Dalam rangka memperingati hari AIDS Sedunia 1 Desember 2013. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar dan Komisi Penanggulangan (KP) AIDS Provinsi Kalbar menggelar Dialog Interaktif di Hotel Orchad Pontianak, Selasa, 10 Desember 2013.

Kepala BKKBN Kalbar, Dwi Listyawardani berharap agar  kegiatan yang mayoritas diikuti kalangan  remaja tersebut sifatnya bukan mengerucut pada hal yang kecil, seperti persoalan kondom. “Persoalan yang kita hadapi adalah penyakit masyarakat, seperti masalah pergaulan dan sex bebas, itu yag harus kita benahi,” ujar Lisyawardani.

BKKBN, kata dia, konsensentrasinya mulai dari kalangan remaja. Alasannya, banyak kalangan remaja yang salah informasi dan salah pergaulan. Sehingga, akibat dari ketidak tahuan dan minimnya pengetahuan yang benar tentang bahaya sek bebas, narkoba, dan HIV/AIDS menyebabkan kalangan remaja rentan terkena. Untuk itulah kita gencar melakukan sosialisasi dan konselingPusat Informasi Konseling Tunas Bangsa Menuju Puncak. Lanjut Baca ... » ke sekolah, pesantren, perguruan tinggi dan komunitas yang kerap digandrongi kaum remaja, supaya mereka terhindar dan tercegah dari penyakit HIV/AIDS,” terang Listyawardani.

Selain itu, kata dia, pihaknya telah membentuk pusat informasi dan konseling tentang reproduksi remaja.  “Jadi, kita mendidik yang disebut pendidik sebaya dan konsulat sebaya, karena remaja itu lebih senang kalau diberitahu oleh kawan-kawannya sendiri. Nah, kawan-kawannya ini yang menjadi kader kita yang akan memberitahu dan menyebarluaskan informasi serta memberikan konseling kepada rekan-rekanya supaya tidak terjerumus kedalam bahaya itu tadi,” jelas Listyawardani.

Menurutnya,  selain upaya pencegahan juga harus dibentengi oleh aspek moral dan agama juga kuat. Sebab ia meyakini, opini tentang distribusi kondom mendukung sex bebas apabila dibentengi oleh moral dan agama,  niscaya kalagan remaja tidak akan terpengaruh meskipun digerujuk dengan kondom berapa truk kontainer.

Kepala BKKBN Kalbar menambahkan, data yang ia peroleh dari Kementeria Kesehatan Ri, menyatakan secara nasional, usia 15 s/d 39 tahun hampir40% terinfeksi HIV/AIDS. (novi)

(dibaca 947 X)