Diputus Hukuman 8 Tahun, Terdakwa Idha Banding

| Share on Facebook

sidang pututsan idha

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Sidang putusan tindak pidana korupsiSidang Tipikor Irigasi Jangkang, Saksi Buka Kartu. Lanjut Baca ... » dan penyalahgunaan wewenang atas nama terdakwa Idha Endri Prasetyo  di Pengadilan Negeri PontianakViktor : PERADI Dibentuk Berdasarkan UU Advokat. Lanjut Baca ... ». Selasa (11/11) pagi menuai keberatan terdakwa.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Torowa Daeli menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp200 juta kepada terdakwa.

Yamto. S.H. selaku Hakim Anggota yang membaca Putusan Majelis Hakim menyatakan bahwa terdakwa dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan perampasan barang bukti mobil Mercedes Benz C-200 milik orang berperkara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati KalbarLaki Kalbar Desak Kejati Usut Kasus Perumahan Khusus Rakyat. Lanjut Baca ... » Juliantoro Hutapea dalam persidangan menyatakan menerima Putusan Majelis Hakim.

Terhadap putusan tersebut, terdakwa Idha mengaku keberatan.  “Saya keberatan,” ujar Idha. Untuk itu, kata dia, terhadap Putusan Majelis Hakim, dirinya akan melakuka banding. “Untuk penjelasannya tanya langsung kepada Penasihat HukumViktor : PERADI Dibentuk Berdasarkan UU Advokat. Lanjut Baca ... » saya,” pinta Idha.

Menjelaskan langkah selajutnya, Penasehat Hukum Idha, Hadi Suratman kembali menegaskan bahwa  kliennya keberatan dan menolak Putusan Majelis Hakim. “Kami akan mengajukan banding ke pengadilan tinggi,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku tetap menghormati putusan majelis hakim. “Itulah penilaian mereka.  tapi klien kami menolak dan mengajukan banding,” tandas Hadi (cece)

(dibaca 630 X)