Dirjen Kemendiknas RI Didampingi Gubernur Cornelis Tinjau Pelaksanaan UN

| Share on Facebook
tinjau UN SMP 1 Pontianak

FOTO: Gubernur Kalimantan Barat Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », MH., bersama Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meninjau pelaksanaan Ujian Nasional SMPN I Pontianak didampingi Wakil Walikota PontianakAngin Segar Bagi Ponpes Darunnaim. Lanjut Baca ... » Edy Rusdi Kamtono dan Kadis Pendidikan Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, Senin (9/5).

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH., meminta siswa SMP yang mengikuti ujian agar tidak terpengaruh pada kunci jawaban atau soal yang  diisukan bocor. Dirinya menegaskan praktek illegal itu untuk mengecoh kepercayaan diri para siswa sehingga tidak belajar , “Bocoran soal maupun kunci jawaban itu tipu-tipu, jangan percaya,” ujar Cornelis, disela-sela dirinya bersama Hamid Muhammad Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, BPKP, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional di SMPN 1 Kubu Raya dan SMPN 1 Kota Pontianak, Senin (9/5).

Cornelis meminta siswa-siswi belajar yang rajin dan focus menghadapi ujian nasional, jangan sibuk main internet dan Facebook selama ujian, apalagi sampai jatuh ke dalam bahaya narkoba. Menurut Cornelis, factor kepercayaan dengan kemampuan diri sendiri sangat berpengaruh pada mental seseorang untuk menghadapi UN, sehingga mantan Bupati Landak itu mengimbau agar siswa siswi mengerjakan soal itu sesuai kemampuan dan jangan berharap mencari bocoran karena sudah pasti tidak benar.

Hamid Muhammad mengatakan untuk pelaksanaan UN hari pertama tidak ada masalah, termasuk pendistribusian soal lancar, sehingga dirinya berharap jangan hanya tenaga pendidik saja yang membantu pengawasan terhadap pelaksanaan UN, namun masyarakat juga dengan menjaga keamanan dan kondusifitas selama pelaksanaan UN, “Masyarakat harus sama-sama menjaga (pelaksanaan UN),” ujar Hamid.

Kepala Dinas PendidikanDiknas Kota Tertutup, Ortu Bertanya. Lanjut Baca ... » dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Alexius Akim, mengungkapkan untuk peserta UN SMP se Kalimantan Barat  sebanyak 79218 siswa, dengan target diharapkan kelulusan tahun ini meningkat. Jika tahun lalu menurut Akim 98 persen lebih, tahun ini diharapkan meningkat. Disinggung kelulusan SMA beberapa waktu lalu. Pada tahun ini UN dilaksanakan selama empat hari, dengan empat mata pelajaran. Pada hari pertama UN tanggal 9 Mei UN Bahasa Indonesia, tanggal 10 Mei Matematika, Rabu 11 Mei Bahasa Inggris, dan hari terakhir pelaksanaan, Kamis 12 Mei adalah mata pelajaran IPA.Radar BI

(dibaca 139 X)