Dit Pol Air Polda Kalbar Amankan 200 Batang Kayu Illegal dan 30 Drum Solar

| Share on Facebook

bbm ilegal

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Direktorat PolisiSertijab Lima Pejabat Utama Polda Kalbar. Lanjut Baca ... » Air  Kepolisian Daerah Kalimantan Barat pada Sabtu (20/12) lalu berhasil mengamankan kayu illegal sebanyak 200 batang dan  Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 30 drum  di wilayah Kabupaten Ketapang dan Batu Ampar, Kubu Raya.

Kabid Humas Polda KalbarTruck Fuso Pengangkut Lelong ditangkap Petugas. Lanjut Baca ... », AKBP Nowo Winarti mewakili Dir Pol Air Kombes Pol I Wayan Pinatih, Senin (22/12), di markas Dit Pol Air menjelaskan bahwa penangkapan tersebut pada saat Kapal Patroli Randayan sedang melakukan patroli. “Kapal motor (klotok) itu diamankan di perairan Batu Ampar saat petugas sedang patroli. Ada 4 tersangka yang dimankan dengan barang bukti 200 batang kayu jenis madang, serta 30 drum solar. Untuk 3 orang yang tertangkap membawa kayu dari Ketapang menuju Madura itu dikenakan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Kehutanan dengan  ancaman 5 tahun penjara,” terang AKBP Nowo.

Ketiga tersangka yang diamankan di Ketapang, kata Kabid Humas Polda Kalbar,  awalnya membawa muatan sembako dari Madura, kemudian pulangnya membawa kayu.

Sementara, untuk penangkapan BBM, ketika petugas patroli  kapal Randeyan VI-3001 melintasi kapal motor klotok perintis yang dicurigai petugas memuat BBM jenis solar. “Setelah dicek ternyata benar. Juragan klotok jurusan Rasau Jaya menuju Ketapang, Hamid dan isterinya lansung diamankan,” ujar Nowo. Pemilik BBM Solar sebanyak 30 drum itu, lanjutnya, berinisial RS, saat ini tengah dilakukan pengejaran.

Salah satu tersangka pengankut kayu illegal, Zaidin,  mengaku hanya mengangkut sembako dari Madura ke Ketapang. “Karena pulang ke Madura kosong jadi bawa kayu. Rencananya kayu itu mau digunakan sendiri kalau lebih akan di jual,”  ucap Zaidin. (cece)

(dibaca 487 X)