DJP Kanwil Kalbar Giatkan Sosialisasi Tax Amnesty

| Share on Facebook

IMG-20160810-WA0004

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kanwil Direktorat Jendral Pajak Kalbar pada Senin (9/8), mengadakan sosialisasi amnesti pajak, yang dihadiri oleh Gubernur Kalbar Cornelis,  para pejabat daerah, dan wajib pajak (WP) besar yang ada di wilayah Kalbar.

Dijelaskan Kanwil Dirjen Pajak Kalbar Slamet Sutantyo, bahwa data yang dipegang oleh Presiden,  Menteri Keuangan dan Dirjen Pajak, banyak orang kaya di Indonesia yang menyimpan uang mereka di luar negeri. Melalui amnesti pajak tersebut,  diharapkan para pengusaha yang menyimpan dananya di luar negeri akan memindahkan ke Indonesia dan menjadi WP baru, sehingga dapat meningkatkan pendapatan pajak Negara.

“Direktorat Jendral Pajak (DJP)  mendorong diberlakukannya tax amnesty, untuk menarik kembali uang milik warga Indonesia yang disimpan di luar negeri. Bukan hanya mengungkapkan harta yang yang ada di luar negeri, tetapi juga harta yang ada di dalam negeri yang belum dilaporkan  dalam SPT tahunan.

Penghitungan nilai harta yang ada di dalam negeri diserahkan sepenuhnya kepada pemilik harta.  Kantor pajak tidak mempermasalahkan asal muasal dari mana harta tersebut didapat. Harta tersebut bisa berbentuk barang berharga seperti : perhiasan,  emas berlian atau pun barang tidak bergerak seperti : tanah,  rumah,  tanah (kebun), mobil, motor dan deposito yang ada di bank/uang yang ada di dalam rekening. Semua harta ini bila diungkapkan atau disampaikan di dalam laporan harta amnesty pajak, maka terdapat tiga tahapan tarif.

Program tax amnesty ini adalah upaya pemerintah dalam rangka automatic exchange of information  (AEOI)  yang paling lambat akan dimulai tahun 2018, dimana dalam kebijakan tersebut wajib pajak (WP) tidak lagi bisa menyembunyikan assetnya (di manapun) dari otoritas pajak, dimana nantinya akan diikuti dengan revisi undang – undang perbankan untuk keterbukaan data bagi perpajakan.

Presiden RI, khususnya Kanwil DJP wilayah Kalbar dan juga Gubernur Kalbar sangat menghimbau kepada para pengusaha yang mempunyai harta di luar negeri atau di dalam negeri yang belum dilaporkan hartanya di SPT tahunan, agar memanfaatkan tax amnesty waktu sekarang, karena kesempatan ini tidak datang dua kali. Kesempatan ini hanya sekali saja, kesadaran kita semua dalam membayar pajak diharapkan oleh Negara demi pembangunan nasional yang lebih baik. Tanpa kesadran WP dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,  pembangunan Kalbar tidak akan berjalan dengan baik dan lancar.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa berdiri pada kaki sendiri. DJP telah membuka seluas – luasnya pintu informasi bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi  terkait amnesti pajak atau tax amnesty. Untuk informasi lebih lanjut,  dapat menghubungi kantor pelayanan pajak terdekat atau menghubungi tax amnesty services 1 500 745 atau membuka halaman resmi amnesti pajak di www. pajak. go. id.” (Novi)

(dibaca 200 X)