Foto Mesra Mirip Abraham Samad Beredar

| Share on Facebook

samad25

LENSAKAPUAS, JAKARTA – Sehari paska penetapan calon Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka dugaan korupsi dan suap oleh KPK, beredar foto mesra sepasang pria dan wanita di media sosial, yang mirip dengan Ketua KPK Abraham Samad dan Putri Indonesia Elvira Devinamira. Foto tersebut disebarkan oleh surat elektronik beralamat wijayantiandini@yahoo.co.id kepada awak wartawan

Samad saat dihubungi mengatakan jika foto tersebut merupakan fitnah yang ditujukan untuk menjatuhkan dirinya. Menurut dia, hal itu sebagai serangan balik dari kubu calon Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan.

Ahli manipulasi foto Agan Harahap mengatakan, foto yang beredar dengan cepat menjadi viral itu adalah foto asli dan bukan hasil manipulasi atau editan. Namun ia tidak berani memastikan jika orang di dalam foto tersebut adalah Abraham Samad.

“Foto itu asli tapi gua ga tahu itu Abraham Samad atau bukan,” kata Agan saat dihubungi, Rabu (14/1).

“Gua bisa pastikan foto itu asli karena resolusinya kecil. Foto itu bakalan gampang diedit kalau resolusinya besar.”

Dia memperkirakan, foto tersebut diambil dengan menggunakan kamera handphone dengan resolusi rendah. Mantan fotografer di majalah musik dan gaya hidup itu menyayangkan jika foto yang beredar telah dirangkai jadi satu.

Sementara itu, KPK menyatakan foto-foto mesra antara Ketua KPK Abraham Samad dengan Putri Indonesia 2014, Elvira Devinamira Wirayanti, adalah rekayasa. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyatakan hal itu sudah biasa dilakukan buat menjatuhkan.

“KPK sudah mengkaji foto yang sudah beredar dan dipastikan itu adalah hasil editan dan rekayasa,” tulis Bambang melalui pesan singkat kepada awak media, Rabu (14/1).

Bambang menyatakan serangan balik setelah menetapkan seseorang sebagai tersangka sudah lazim terjadi. Menurut dia, fitnah-fitnah itu memang sebagai pelampiasan kekecewaan bisa dipahami.

“KPK paham dalam situasi seperti ini dapat dan selalu jadi sasaran fitnah. Didelegitimasi dan mencoba dikorbankan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” sambung Bambang.

sumber : brita25.com

(dibaca 483 X)