GAPKI Sambut Positif Usulan Gubernur Soal Hilirisasi

| Share on Facebook

gapki

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Ketua harian Gabungan Pengusaha Kelapa SawitPeluang Pengadilan Jalanan Terbuka Lebar. Lanjut Baca ... » Indonesia (GapkiSawit Kalbar Terkendala Tata Ruang dan Pelabuhan. Lanjut Baca ... ») Kalbar Edwar Hanis menginginkan, keberadaan investasi usaha perkebunan sebisa mungkin harus tetap menjalin hubungan yang harmonis baik dengan pemerintah maupun dengan masyarakat sekitar. “Tadi pak Gubernur sudah mengingatkan dan menstressing masalah hilirisasi. Supaya usaha kita berjalan dengan baik,  efisien, dan tentu akan lebih bisa bersaing dengan pasar luar,” ucap Edwar ketika Raker Gapki di Mercure Pontianak belum lama ini.

Mengenai hilirisasi, jelas Edwar, niat pihaknya memang ke arah itu. “Arahnya memang hilirisasi, kalau hanya sekedar mengandalkan CPO terus-terusan ya…kan kisarannya sekitar 40 persen saja. Ini bukan hanya kita bicara soal usaha investornya, tapi usaha sawit secara keseluruhan, termasuk di situ ada BUMN dan juga masyarakat. Porsinya ya berimbanglah, jadi tetap kita berjuang dalam rangka memajukan daerah,” janji Edwar.

Begitupun halnya ketua umum GAPKI Jupli Bahruni. Menurut dia, yang namanya Palm Oil (CPO) tidak akan berkurang, karena penambahan manusia. “Pendapatan orang perkapita di dunia akan bertambahn, kita tidak hanya bicara Indonesia saja, tapi dunia. Nah, kalau pendapatan perkapita  tinggi, tentu orang memerlukan makanan yang enak . kosmetik.  Ini semua dari kelapa sawit,” terang Jupli.

Ia mengaku responsive terhadap prnyataan Gubernur Cornelis saat memberikan sambutan. “Penilaian saya sangat bagus. Terbuka, apa adanya, dan kita bisa menangkap maksudnya. Kita bisa koreksi apa yang disampaikan tadi, baru saya dengar kali ini, pertingnya bangun infrastruktur pelabuhan khusus untuk kepentingan hilirisasi sektor kelapa sawit,” kata dia.

“Dalam Raker ini akan kita bahas, mungkin di sini dibangun pelabuhan kayak Kaltim (Malaou). Kita coba tanya dulu dengan temen-temen kita di sini. Pak gubernur mengharapkan jangan selalu eksport melalui Belawan, Tanjung Periok, atau tempat lain. Nanti itu dalam Raker akan saya bicarakan,” janji Jupli. (novi)

(dibaca 646 X)