GERAM Tuntut Penundaan Pleno dan Usut Money Politik Pilkada KKR

| Share on Facebook
Ratusan Pendemo Geram Tuntut KPUD KKR Tunda Pleno dan Usut Indikasi Money Politik ( foto : alam)

Ratusan Pendemo Geram Tuntut KPUD KKRPleno Penetapan Hasil Pilkada KKR Diwarnai Aksi Protes. Lanjut Baca ... » Tunda Pleno dan Usut Indikasi Money Politik ( foto : alam)

LENSAKAPUAS, KUBU RAYAKPPS Pertanyakan Pemotongan Honor oleh KPUD KKR. Lanjut Baca ... » Ratusan massa yang menamakan diri  Gerakan Rakyat Anti Money Politik (GERAM) Kabupaten Kubu Raya berunjuk rasa ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Kubu Raya yang beralamat di Jl. Adi Sucipto KM 15,2 Sungai Raya, KKRRusman Ali : Nomor 5 Angka Keberuntungan. Lanjut Baca ... », Selasa, 24 september 2013.

Andi Suwandy, Koordinator Lapangan kegiatan aksi mengatakan, tujuan kedatangan pihaknya ke penyelenggara pemilukada KPUDKPPS Pertanyakan Pemotongan Honor oleh KPUD KKR. Lanjut Baca ... », untuk menyampaikan pernyataan sikap mereka pasca pelaksanaan pemilukada KKR yang belum lama ini digelar. Sebab, kata dia, terdapat indikasi praktik money politik hampir di seluruh wilayah yang ada di KKR. “Praktik poltitik uang dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, sembako antara lain beras, minyak, gula kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai (kandidat) yang bersangkutan,” kata Andi.

Adapun beberapa hal yang menjadi tuntutan peserta aksi massa :

  1. Menolak keras kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya  yang melakukan money politik (politik uang).
  2. Meminta kepada KPUD KKR untuk menunda pleno penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih sampai politik uang yang terjadi telah diproses pihak yang berwajib.
  3. Meminta KPUD KKR memeriksa segenap penyelenggara pemilu disetiap tingkatan, karena terindikasi tidak netral .
  4. Meminta kepada masyarakat KKR untuk dengan kerelaan hati menjadi pelapor dan menyampaikan terjadinya politik uang di daerahnya masing-masing.
  5. Meminta kepada pihak kepolisian untuk menagkap pemberi uang kepada masyarakat, yang mengarahkan masyarakat untuk memilih pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati tertentu pada saat sebelum pencoblosan.

(alam)

(dibaca 1043 X)

None found.