GP. Farmasi Kalbar Ikut Aturan Main Pemerintah

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –Musyawarah Provinsi ke VI Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GP.Farmasi) Kalimantan Barat yang digelar beberapa waktu lalu di Pontianak diharapkan oleh pemerintah daerah dapat menjamin ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat, khususnya Kalbar.

Kabid Bina Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Efendi Muharam, menuturkan bahwa GP.Farmasi merupakan mitra pemerintah daerahyang mempunyai tujuan yang selaras dalam pelayanan kesehatan terutama dalam hal penyediaan obat-obatan yang bermutu bagi pasien, tersebar merata, dan terjangkau oleh masyarakat. ”Kita berharap dari GP Farmasi bisa ikut berpartisipasi dan ikut aktif menjamin obat ini bisa tersedia dengan baik,aman buat wilayah Kalbar.Jadi kepengurusan GP.Farmasi yang baru tetap harus menjalankan amanah dari para anggota GP.Farmasi,” pintanya.

Untuk di Kalbar, kata Fendy, sebagian besar Pedagang Besar Farmasi (PBF) berada  di wilayah Kota Pontianak, sedangkan untuk wilayah lainnya hanya sebagian kecil. “Untuk di daerah lainnya itu belum ada(PBF),kecuali kalau mereka itu sudah ada buka cabang didaerah-daerah bisa saja membentuk GP.Farmasi Cabangnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua GP.Farmasi Kalbar Eddy mengatakan bahwa untuk periode 2014-2018,  GPF yang merupakan mitra pemerintah daerah tentu harus ikut dalam aturan-aturan yang ada dan sudah ditentukan oleh pemerintah. ”Jadi kita hanya menjalankan apa yang sudah ada dan aturan mainnya.”kata Edy. (novi/sur)

(dibaca 646 X)