Gubernur Buka Diklatpim IV

| Share on Facebook

pengalungan tanda peserta Diklatpim IV oleh Gubernur Kalbar

LENSKAPUAS, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », MH. Memingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti mPendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan ke 12 dan 13 agar setelah kembali ke instansi masing-masing, semakin memiliki pengetahuan tentang urusan administrasi pemerintahan, karena Eselon IV adalah ujung tombak dalam pengadministrasian surat-surat di setiap instansi, “Setelah pulang harus lebih pintar, jangan sampai pembagian surat dan tata naskah tidak pandai,” ujar Cornelis, ketika membuka Diklatpim IV angkatan ke 12 dan 13 di Badiklat Provinsi KAlbar, Senin sore (22/8).

Menurut Cornelis, karena kesalahan eselon IV dalam pengadministrasian surat menyurat dapat menjerumuskan Bupati atau walikota, sehingga dirinya berharap, peserta bisa mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Demikian juga dengan mental harus direvolusi, pengendalian diri dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Dijelaskan Cornelis, dengan direvolusinya mental maka karakter sebagai birokrat juga akan semakin baik, sehingga perilaku jernih termasuk cara berfikir.

Kepala Badan Pendidikan dan LatihanTingkatkan Layanan Aparatur Negara Melalui Diklat. Lanjut Baca ... » Provinsi Kalimantan Barat Drs. Djunaidi. MM. mengatakan, tujuan penyelenggaraan Diklatpim Tingkat IV adalah membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada pejabat struktural eselon IV yang akan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

Untuk angkatan 12 dan 13 menurut Junaedi, dilaksanakan tanggal 22 Agustus sampai 2 Desember 2016. Dengan 893 Jam Pelajaran, terdiri 290 jam pelajaran klasikal dan 603 jam pelajaran non klasikal atau di instansi masing-masing. Diungkapkan Junaedi, untuk peserta 80 orang yang terdiri dari 37 orang pemerintah provinsi Kalbar, Pemkot SIngkawang 5 orang, Landak 10 orang, Sintang 5 orang, Sekadau 7 orang, KKU 9 orang, KKR 2 orang, Sanggau 1 orang, ada juga dari instansi vertikal, yakni Kementerian Agama Sekadau 1 orang, KPUD Provinsi Kalbar 2 orang, Perwakilan Komnas HAM Provinsi Kalbar juga mengirimkan utusan.

(dibaca 110 X)