Gubernur Cornelis Berharap Generasi Muda Lebih Inovatif

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kepemudaan dan Olahraga di salah satu hotel di Pontianak, Kamis, 16 Oktober 2014.

Gubernur Kalbar, Drs. Cornelis, M.H. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Assisten II Setda Kalbar, Lensus kandri mengatakan bahwa peran pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa sudah tidak terbantahkan lagi. Sebagai mana diketahui, kata dia, bahwa moment kebangkitan nasional bersamaan dengan didirikannya Budi Utomo yang diprakarsai oleh para tokoh pemuda.

“Tepat tahun 1928, kaum muda mengguncang sejarah dengan mendeklarasikan Sumpah Pemuda, hingga kiprah para pemuda berlanjut sampai era reformasi, dan diharapkan terus berperan dalam segala bidang,” pinta Gubernur Kalbar Cornelis.

Dengan melihat sejarah bangsa Indonesia tersebut, kata dia, maka tepatlah apabila dikatakan bahwa pemuda adalah asset yang tak ternilai harganya, apalagi ditengah-tengah gejolak yang sedang dialami bangsa ini, maka tampuk pimpinan dan pemerintahan, ia harapkan berada di pundak para pemuda. “Potensi yang dimiliki generasi muda diharapkan mampu meningkatkan peran dan memberikan kontribusi dalam pembanguna dan mengatasi persoalan bangsa.”

Menurut Cornelis, tantangan yang dihadapi pemuda saat ini adalah dengan masuknya arus globalisasi yang tidak dapat terbendung lagi, sehingga membawa pengaruh yang sangat besar terhadap cara berpikir dalam tatanan kehidupan masyarakat, termasuk dalam diri pemuda.

“Sederetan kasus kriminal dan moral, antara lain tawuran antar pelajar, kasus pelecehan seksual, narkoba, HIV-AIDS, semuanya itu melibatkan generasi muda kita, apabila hal dekstruktif dan dekadensi moral ini tidak kita tangani dan antisipasi sedini mungkin, maka akan merapuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat, rendahnya sensitivitas sosial dan memudarnya etika moral masyarakat,” ungkap Cornelis. Oleh karena itu, kata dia, yang harus dilakukan dalam menyikapi derasnya globalisasi tersebut, harus secara bijak  memilah dan mengambil nilai-nilai yang bersifat positif.

Orang nomor satu di Kalbar itu pun menaruh harapan besar, potensi yang dimiliki oleh generasi muda mampu meningkatkan peran serta memberikan kontribusi dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa yang semakin kompleks dengan problema multimedia yang cukup serius. Untuk itu ia mengingatkan, melalui pengembangan dan pemberdayaan kreatifitas, pemuda mampu menghadirkan inovasi-inovasi di bidang Kepemudaan dan Olahraga, sehingga dapat menjadi motivator di bidang pembangunan dimasa mendatang.

“Cita-cita dan harapan yang mulia ini, tentunya tidak terlepas dari pembentukan karakter sejak dini, yang terpola sejak mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sosial, dan pendidikan dasar, agar sudah terinternalisasi sebagai perilaku hidup sehari-hari. Filosofis hidup yang memiliki semangat dan tanggungjawab sebagai generasi muda yang handal dan berkualitas,  diharapkan dapat mengawal dan melanjutkan cita-cita dari para pendiri bangsa kita,”  harap Cornelis.

Melalui pelaksanaan Rakor tersebut, Gubernur  Kalbar Cornelis menginginkan bisa terwujudnya komitmen bersama, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kalbar serta stakeholder terkait lainnya dalam meningkatkan, mengembangkan, dan memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda dalam upaya merumuskan sinergitas kebijakan Pemprov dan Kabupaten/Kota di bidang Kepemudaan dan Olahraga.

Berdasarkan sejumlah alasan tersebut, Cornelis meminta kepada narasumber dalam kegiatan Rakor itu untuk dapat memberikan ilmu, pengalaman dan dedikasi mereka secara penuh agar dapat memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan generasi emas 100 tahun kemerdekaan. “Upaya itu juga harus selaras dengan dukungan dari seluruh peserta Rakor, agar pro aktif dalam memberikan sumbangan pemikiran yang cemerlang serta kritikan yang membangun,” Cornelis.

Selanjutnya, ia juga berpesan kepada semua komponen maupun organisasi Kepemudaan dan Olahraga serta Kepramukaan di Provinsi Kalbar, untuk dapat memperkuat organisasinya masing-masing dengan segala program dan kegiatan yang sinergitas antara pusat dengan daerah dan organisasi secara struktural.

“Terlebih lagi harus ada upaya yang bersifat pro aktif dan motivatif dalam memberikan berbagai kegiatan pendidikan, pembinaan, pelatihan ataupun kursus di bidang Kepemudaan dan Olahraga,” tandasnya. (novi)

(dibaca 610 X)