Herman : Buruh Kalbar Belum Merdeka

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –Koordinator Wilayah Konfedarasi Serikat BuruhKorwil SBSI Protes Disnakertrans Kalbar. Lanjut Baca ... » Sejahtera Indonesia (Korwil-KSBSI ) Kalbar, Suherman, menyatakan buruh di Kalimantan Barat belum menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya. Pernyataan tersebut ia sampaikan, mengingat upah buruh di Kalbar saat ini masih di bawah Kehidupan Hidup Layak(KHL).

“Buruh Kalbar belum merdeka. Banyak hak-hak normatif pekerja atau buruh di Kalbar yang belum dilaksanakan oleh perusahaan sesuai peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan,” ujar Herman saat di temui di ruang kerjanya hari rabu kemarin di Kompleks Martadinata, Kecamatan Pontianak Barat.

Menjamurnya sistem kerja kontrak atau outsorcing, pemberedelan serikat buruh atau pekerja, kata Herman, akan menjadi perhatian KSBSI Kalbar. “Saat ini banyak perusahaan yang merasa ketakutan apabila terbentuk serikat buruh atau pekerja didalam perusahaan. Padahal, dalam UUD 1945, kebebasan berserikat dan berkumpul  dilindungi oleh undang-undang,” jelasnya.

Lebih detail, kata Herman menambahkan, diatur dalam UU No. 21 tahun 2000 tentang serikat buruh atau pekerja serta Konvensi ILO No. 89 tahun 1998 di Jenewa. Untuk itu, pihaknya berjanji akan mengawal terus undang-undang tersebut sehingga peraturan benar-benar dilaksanakan dan kebebasan berkumpul serta berserikat tidak lagi di halang-halangi

(fauzi)

 

(dibaca 737 X)