ICW Desak Bareskrim Usut Dugaan Korupsi di BAPETEN

| Share on Facebook
Ft.antikorupsi.org

Ft.antikorupsi.org

LENSAKAPUAS, JAKRTA – ICW menemukan adanya indikasi dugaan korupsiSidang Tipikor Irigasi Jangkang, Saksi Buka Kartu. Lanjut Baca ... » dalam pengadaan barang laboratorium radiasi alat XRF Spectrometry di BAPETEN tahun 2013 yang dibiayai oleh APBN. Temuan ini diperoleh ketika ICW melakukan investigasi dan penelaahan dokumen pengadaan tersebut. Kerugian negara dalam kasus korupsiLaki Kalbar Desak Kejati Usut Kasus Perumahan Khusus Rakyat. Lanjut Baca ... » ini diperkirakan sebesar Rp 1,1 miliar.

XRF Spectrometry adalah alat yang digunakan untuk mengukur spektrum dari struktur atom yang terkandung dalam material berupa pasir dan batuan dan sudah diproses terlebih dahulu sesuai prosedur analisis laboratorium. Pihak pabrikan semen lazim menggunakan alat tersebut untuk analisis sampel batuan bahan baku, salah satunya PT Holcim.

Pada tahun 2013 Satker Sekretariat Utama BAPETEN melakukan pengadaan untuk tiga kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp 17,8 miliar. Salah satu barang yang diadakan adalah alat XRF Spectrometry dengan harga sebesar Rp 3,5 miliar per satu barang. Ada sebanyak tujuh peserta yang memasukkan dokumen persyaratan. Pemenang pengadaan ini adalah PT APT yang menawar dengan harga sekitar Rp 17,6 miliar.

Temuan

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh ICW, lembaga pemerhati masalah korupsi itu menilai, ada sejumlah pihak yang patut dimintai pertanggungjawaban berdasarkan unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU 31/1999, diantaranya Pejabat Pembuat Komitmen, Pokja ULP BAPETE, dan Direktur supplier barang.

Unsur Perbuatan Melawan Hukum

Ada beberapa item yang menjadi temuan ICW, diantaranya terkait spesifikasi ke merk tertentu, dugaan  mark up harga dalam penyusunan HPS, dugaan Pokja ULP tidak memasukkan daftar kuantitas harga dan barang sebagai syarat pada dokumen pengadaan, kuatnya dugaan terpenuhinya unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain, unsur Merugikan Keuangan Negara.

Rekomendasi

Terhadap kasus tersebut, masih dalam proses penyidik kepolisian Polda Metro Jaya sejak Januari 2016. Namun hingga hari ini, ICW menilai penanganan perkembangannya belum jelas. Terkait dengan hal tersebut, ICW merekomendasikan Bareskrim agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium radiasi di BAPETEN. (icw/red)

(dibaca 78 X)