Ilmu Hipnotis dan Tips cara menangkal Hipnotis

| Share on Facebook
Dedi Burhanuddin, Ketua LSM Akar (ft; Istimewa)

Dedi Burhanuddin

Oleh : DEDI BURHANUDDIN, SE.CH.CHt.CCH.

Pengalam pribadi saya, dalam sebuah seminar saya pernah dihipnotis. Iya ini serius karena saya memang penasaran, ingin merasakan yang namanya Hipnotis. Seperti acara di “Uya Kuya” itu ya pernah saya rasakan. Itu karena saya mengijinkan. Memang rasanya mata menjadi berat dan tubuh menjadi sangat relaks kondisi ini bisa dikatakan sudah masuk sampai kepada tahap gelombang Theta istilah dalam ilmu hipnotis.

Saat dalam kondis terhipnotis saya mampu mendengar dan merasakan secara normal apa yang terjadi di sekeliling saya walau mata saya tertutup rapat. Sebenarnya jika saya mau, saya bisa bangun sendiri, tanpa bantuan si penghipnotis namun tentunya dengan kekuatan pikiran saya sendiri, karena memang rasanya santai sekali, saya analogikan seperti orang sedang tidur nyenyak eh…. tiba-tiba dipaksa bangun, rasanya pasti sulit. Namun tetap bisa. Dan biasanya subyek dengan level sugestibilitas kuat seperti itu yang menjadi sasaran “empuk” untuk di hipnotis.

Menurut analisa saya, jika memang seseorang ingin melakukan kejahatan melalui hipnotis. Maka perlu ada pengamatan khusus mengenai karakter calon korban. Apa memiliki level sugestibilitas yang tinggi? Mudah diajak kerjasama. Seorang “marketing” yang handal, menurut saya bisa dikatakan sebagai orang yang jago melakukan hipnotis.

Soal Hipnotis, saya punya beberapa bukunya, ada yang sampai 500-an halaman, juga pernah mengikuti beberapa workshop dan seminarnya sampai mendapat gelar Certified Hypnosis (CH) danCertified Hypnotherapy (CHt). Hipnotis adalah ilmu komunikasi, ilmu persuasi non magical atau tanpa ilmu gaib. Karena disesuaikan dengan hukum-hukum biologis manusia. Secara garis besar meliputi empat model gelombang otak. Dan hipnotis merupakan bagian dari ilmu psikology.

Namun lain lagi dengan gendam yang katanya menggunakan mantra-mantra tertentu. Saya belum pernah pelajari dan analisa. Seorang Ki Gendeng Pamungkas pernah berujar kalau orang yang memliki rasa humor akan menjadi subyek anti gendam. Manusia secara natural memiliki rasa humor, dari bayi manusia sudah mampu ketawa-ketiwi. Bagi saya pernyataan ini masih cukup “absurd”.

Di siaran TV mungkin kita sering melihat acara-acara hipnotis, seperti dalam acara Ferdian YKS, Rommy Rafael dan Uya Kuya seseorang di hipnotis sehingga merubah perilaku si korban atau si korban mengungkapkan dan menjawab semua pertanyaan yang di ajukan tanpa ada rahasia. Konon katanya dia menjawab semua pertanyaan tersebut di luar kesadarannya. Dan setelah terbangun dia tidak mengetahui apa pun yang telah dia katakan. Hipnotis juga sering dipergunakan untuk menyembuhkan seseorang dan saat ini hipnotis juga bisa di lakukan kepada ibu-ibu yang sedang melahirkan. Dimana katanya saat melahirkan tidak akan merasakan sakit lagi. Namun sebaliknya malah merasakan enak dan nikmat. Ahahahaha… ada-ada aja ya….

Ngomongin soal Hipnotis, Saat ini hipnotis bukan hanya di gunakan untuk kebajikan. Akan tetapi hipnotis juga sudah dipergunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Mungkin kita sudah sering menonton acara di TV membaca di koran atapun media yang lain tentang tindak kejahatan hipnotis. Nah agar terhindar dari hal-hal tersebut berikut ini saya sampaikan sedikit tips untuk terhindar dari Kejahatan hipnotis.

Ada cara menangkal hipnotis yang cukup ampuh untuk membentengi diri kita. Menurut para ahli psikologi, ilmu hipnotis merupakan cabang dari ilmu psikologi. Artinya, korban hipnotis bukanlah korban dari ilmu hitam atau ilmu gaib melainkan hanya korban dari sebuah kecerdasan seseorang (ahli hipnotis) untuk menemukan momen kosong di pikiran sang calon korban. Cara paling aman untuk menangkal hipnotis adalah menghindari pikiran kosong. Pikiran kosong akan memungkinkan segala macam sugesti keluar masuk dengan mudahnya.

Menurut pakar ilmu hipnotis, membiarkan pikiran kosong sama dengan membuka gerbang telepatik dan pesan secara telepatik termasuk pesan negatif. Berhati-hati jika berada dalam perjalanan dan tiba-tiba terserang kantuk yang tidak wajar. Mungkin perasaan ngantuk disebabkan masuknya pengaruh dari orang lain. Orang ini sedang melakukan aksi hipnotis yang disebut telepathic forcing.
Jika termasuk orang yang latah jangan pergi sendirian. Latah adalah pintu gerbang termudah untuk memasukkan pengaruh hipnotis. Dengan bantuan kejutan, pengaruh hipnotis akan mudah masuk. Kondisi yang sama juga berlaku untuk tipe orang yang sangat mudah terkejut oleh hal apapun.

Mencoba selalu tenang menghadapi segala macam hal yang ada di hadapan mata. Kadang kala, penghipnotis menggunakan teknik hipnotis berkelompok. Mereka akan memancing kelengahan dengan mengerumuni korban.

Jangan mudah terpengaruh oleh orang yang menepuk pundak secara tiba-tiba. Hindarkan fokus pada orang itu untuk menghindari pengaruh hipnotis. Mual, pusing dada sesak yang datang tiba-tiba bisa jadi adalah pengaruh awal dari energi gendam dan hipnotis yang sedang dikerahkan seseorang. Niatkan membuang pengaruh energi negatif tersebut untuk membuang energi negatif tersebut.

Menyibukkan pikiran, bernyanyi dalam hati dan memikirkan hal yang cukup berat akan menguatkan konsentrasi sehingga dapat menangkal masuknya pengaruh hipnotis.

Cara lain yang bisa kita ambil untuk menangkal hipnotis adalah dengan mempelajari ilmu hipnotis itu sendiri. Dengan mempelajari ilmu hipnotis, kita dapat mengenal jenis-jenis ilmu hipnotis serta cara melakukannya. Mengetahui cara melakukan hipnotis membuat kita bisa mempersiapkan cara dan diri untuk menangkal hipnotis itu. Lebih jauh lagi, mempelajari ilmu hipnotis memberikan banyak manfaat.

Selain untuk perlindungan diri, ilmu hipnotis yang kita kuasai bisa bermanfaat untuk memberikan terapi kesehatan tubuh, terapi kesehatan jiwa dan beragam terapi lain. Ilmu hipnotis bisa pula digunakan untuk terapi berhenti merokok, pembiusan saat melahirkan, perubahan mental block, therapy langsing, menghilangkan phobia, dan banyak lagi. Ilmu hipnotis dapat dipelajari secara ilmiah dan dapat dilatih. Seseorang tidak harus memiliki kedalaman jiwa serta bekal tenaga dalam yang tinggi atau pun memiliki ilmu gaib untuk bisa berlatih hipnotis. Tetapi cukup dengan belajar dan pengetahuan yang cukup tentang ilmu hipnotis dan praktek serta berlatih terus menerus. Penasaran dan Anda ingin belajar ????…….

(BERBAGAI SUMBER)

 (Penulis adalah Trainer dan Praktisi Hypnosis dan Hypnotherapy, Dosen pada salah satu Sekolah Tinggi Swasta di Pontianak dan Direktur Akar Cendekia Institute (ACIns) sebuah Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Therapy Kesehatan Mental dan Fisik)

 

(dibaca 1258 X)