Ini Pesan Gubernur Pada Calon Jemaah Haji Kalbar

| Share on Facebook

Penyerahan bendera kontingen jemaah haji Kalbar kepada PPIHD Kalbar oleh Gubernur Kalbar

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », MH., berpesan kepada calon Jemaah Haji asal Kalimantan Barat yang akan menunaikan ibadah haji pada musim haji 1437 Hijriah atau 2016 Masehi, tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan Ibadah Haji sehingga bisa kembali ke tanah air dan menyandang predikat haji dan hajah mabrur.

“Jangan sembarang terima kiriman orang apalagi yang tidak dikenal, karena baik hati mau naik haji lalu sembarang terima kiriman orang, tahu-tahu isinya bom, narkoba atau zat-zat berbahaya. Biarpun kita beriman menolong orang adalah beramal, yang begitu-begitu pakai logika saja, apalagi tidak kenal. Paspor harus melekat di badan, karena paspor adalah nyawa, untuk mengantisipasi segala niat yang tidak baik orang lain terhadap kita. Jimat jangan dibawa, ada yang ketangkap bawa jimat, obat-obat terlarang seperti narkoba jangan dibawa,” pesan Cornelis kepada Jemaah Haji di Istana Rakyat Kalimantan Barat, Kamis malam (18/8).

Lebih lanjut Cornelis mengingatkan pula kepada calon jemaah haji agar tidak membawa uang melebihi yang ditentukan oleh aturan sebuah negara, misalnya kalau aturan hanya boleh bawa 10 ribu dolar Amerika, jadi harus membawa 10 ribu dolar Amerika. “Bila perlu bawa 5000 dolar Amerika saja. Nanti disita bea cukai setempat putih mata kita (hangus tidak bisa dikembalikan).  Larangan seperti itu jangan dilanggar ! Kita naik haji itu niat, tujuannya naik haji memenuhi rukun islam ke lima sehingga saling tolong menolong sesama jemaah sangat diperlukan,” ingat Cornelis.

“Kita pergi ke sana untuk berdoa, tolong berdoa untuk saya supaya saya berbadan sehat berjiwa sehat bisa memimpin dengan akal sehat. Berdoa juga untuk masyarakat Kalimantan Barat agar damai sejahtera gemah ripah loh jinawi. Semoga menjadi haji mabrur, jangan menjadi haji tomat, perginya tobat pulangnya kumat,” pesan Cornelis lagi.

Selanjutnya, mantan Bupati Landak itu juga meminta PPIGD dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Kalbar agar memonitor segala kegiatan yang berhubungan dengan jemaah haji di Kalbar yang sedang menunaikan ibadah haji, agar apapun yang terjadi bisa diketahui.

Ketua Umum Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Provinsi Kalimantan Barat (PPIHD) Dra. Mahmudah, MM., mengatakan, total jemaah haji yang siap berangkat 1.864 orang, terdiri Jemaah asal Sanggau 83 orang, Sintang 103 orang, Mempawah 134 orang, Kapuas Hulu 95 orang, Ketapang 186 orang, Landak 40 orang, Bengkayang 47 orang, Melawi 76 orang, Sekadau 46 orang, KKR 228 orang, KKU 57 orang, Petugas TPHD 13 orang.

Empat orang calon jemaah batal berangkat, dari singkawang 1 orang karena sakit. Sambas 3 orang, dua sakit dan satu meninggal dunia. 4 orang mudtasi ke semarang dan dua orang ke kota depok. Untuk Kalbar mendapat jatah 5  Kelompok terbang yakni 11, 12, 13, 14 dan 15. Mahmudah juga mengungkapkan calon Jamaah Haji Tertua 90 Tahun atas nama Nawawi Muhammad Yasin Bengkayang, dan termuda 20 Rizqi Rafidatul 20 tahun dari KKU.

Adapun rombongan Jemaah Haji yang hadir dalam pelepasan oleh Gubernur di Istana Rakyat tersebut yakni Kloter 12 dari Kota Pontianak, Mempawah dan Melawi, dengan jumlah 445 orang. Sementara, Jemaah asal Melawi baru datang jadi tidak bisa mengikuti pelepasan.(dibaca 99 X)