Ini Seruan Mahasiswa Kalbar Lintas OKP Demi Jaga Perdamaian

| Share on Facebook

IMG-20170510-WA0006LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Sejumlah organisasi kemahasiswaan di Kota Pontianak yang tergabung dalam kelompok Cipayung, diantaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pontianak, Pergerakan Mahasiswa Khatolik Republik Indonesia (PMKRI) Pontianak, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pontianak, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pontianak, dan Himpunan Mahasiswa Buddis Indonesia (HIKMAHBUDI) pada Selasa (09/5), menggelar Konferensi Pers guna menyerukan perdamaian dan keberagaman di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak.

Seruan dari kaum inteletual muda selaku generasi penerus bangsa itu dalam rangka menyikapi riak – riak munculnya gejala sosial kemasyarakatan yang santer menjadi perbincangan publik beberapa hari kebelakangan ini, yang apabila dibiarkan bisa berpotensi pada konflik horizontal di masyarakat.

Juru bicara kelompok Cipayung yang juga sebagai Ketua Umum GMNI Pontianak Rival Aqma Rianda menjelaskan, pada intinya bahwa apa yang mereka suarakan itu bertujuan untuk menyampaikan pesan – pesan perdamaian bagi seluruh warga masyarakat yang ada di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.

“Pernyataan sikap organisasi kemahasiswaan ini, sebagai bentuk keprihatinan kita melihat kondisi sosial-politik di Kalbar belakangan ini,” ujar Rival.

Menurut hasil diskusi pihaknya, apa yang santer tersiar di media sosial dan menjadi isu hot perbincangan publik belakangan bisa menimbulkan sesuatu hal yang negatif, yang semestinya diinginkan bersama dalam upaya menjaga stabilitas, kedamaian, dan keberagaman yang ada di Kalimantan Barat.

“Tentu kita sebagai anak bangsa, yang lahir dari rahim Ibu Pertiwi, sejatinya tidak menginginkan terkristalisasinya dalam hal dan konteks apapun itu. Karena kita sepakat dan sepaham bagaimana untuk merawat serta menjaga situasi kamtibmas dan kedamaian yang sudah ada di masyarakat,” kata Ketua Umum GMNI Pontianak itu menjelaskan.

Untuk itulah, kemudian pihaknya yang tergabung ke dalam kelompok Cipayung, diantaranya GMNI, PMKRI, PMII, GMKI, dan HIKMAHBUDHI kemudian menyerukan sejumlah himbauan kepada seluruh warga masyarakat, demi tetap terjaganya stabilitas dan keharmonisan dalam kebhinekaan yang sudah terjalin di Kalimantan Barat, yakni :

  1. Menghimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk tetap tidak mudah mengemas opini publik yang mengarah kepada konflik horizontal.
  2. Meminta stakeholders Pemprov, tokoh masyarakat, tokoh keagamaan, pihak keamanan untuk mengambil tindakan konkrit dalam menjaga stabilitas sosial-masyarakat Kalimantan Barat.
  3. Mempertegas serta memperkuat kembali 4 (empat) pilar kebangsaan :
    – Pancasila
    – UUD 1945
    – Kebhinekaan Tunggal Ika
    – NKRI

/Red(dibaca 304 X)