Ini Temuan Tim Operasi Dishut di Lokasi Tambang PT. Cosmos

| Share on Facebook

bbLENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Marius Marcellus TJ, S.H., M.M mengungkapkan ada sejumlah temuan tim operasi yang ia pimpinĀ  bersama Ditreskrimsus Polda Kalbar ketika melakukan operasi lapangan pada hari Jumat (13/12) pekanĀ  terhadap kegiatan eksploirasi tambang oleh PT. Cosmos Inti Persada di wilayah Kawasan Hutan Lindung Nyaban-Bt.Pangihan di Dusun Kalang, Desa nanga Betung, Kecamatan Boyan Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kegiatan perusahaan tersebut telah melakukan sejumlah pelanggaran dibidang kehutanan, pertambangan dan lingkungan,” ujar Marcellus saat menggelar jumpa pers di ruang Balai Petitih Gubernur, Senin, 16 Desember 2013.

Hasil temuan tim operasi, kata Marcellus, diantaranya :

  1. adanya pembuatan jalan sepajang 27.996 meter dengan lebar 10 meter. Sepanjang 18.801 meter berada di Kawasan Hutan Produksi terbatas (HPT), dan 9.195 meter berada di Kawasan Hutan Lindung.
  2. Tenaga kerja lokal diperkerjakan sebagai tukang masak dan membangun Camp
  3. Ada 19 orang tenaga kerja asing asal RRC tidak dapat menunjukan pasport dan visa kerja (yang ada haya fotocopy) yang disalurkan oleh PT. Navara Mestindo yang beralamat di Jakarta.
  4. Ditemukan lokasi pengeboran tersebar di Kawasan Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas.
  5. Ditemukan alat untuk kegiatan berupa 2 unit exavator, 1 unit dum truck, 2 mesin bor, GPS, Alat Laboratorium, Laptop, genset, sepeda motor, teodolite, kaber detonator.

Selajutnya, kata Marcellus, temuan Tim Operasi tersebut, dijadikan akan ditindaklanjuti oleh aparat berwenang. “Barang bukti (BB) sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. (novi)

(dibaca 871 X)