Jabatan Fungsional Mulai Dilirik PNS

| Share on Facebook
DSCF5600

Kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Tertentu di Lingkungan Pemprov KalbarHari Pertama Kapolda Baru Kalbar Ngantor. Lanjut Baca ... » (ft:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Sosialisasi Jabatan Fungsional (Jafung) tertentu di lingkungan Pemprov yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalbar  di  salah satu hotel di Pontianak, Selasa (14/10), dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kalbar yang  diwakili Assisten III Setda, Robert Nusanto.

Dalam sambutannya, Robert Nusanto mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pejabat fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengenai arti penting jabatan fungsional.  “Selama ini, jabatan fungsional seolah-olah dianggap sebagai sesuatu yang kurang begitu penting, dan pejabat fungsional seperti halnya pejabat-pejabat lain juga bisa mendapatkan hasil. Yang terpenting, pejabat fungsional langsung bisa pensiun diusia 60 tahun. Kalau pejabat stuktural eselon III, pensiunnya masih 58 tahun,” terang Robert.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kartius, S.H. M.Si. menegaskan, sosialisasi tentang jabatan fungsional umum dan teknis bertujuan supaya PNS lebih paham tentang tugas pokok dan fungsinya sebagai pejabat fungsional, pejabat fungsional teknis, dan sebagai pejabat struktural. “Nah, kita beri bekal bagaimana cara mereka bekerja, bagaimana mengumpulkan angka kredit, dan dari angka kredit itu pangkat mereka (PNS) cepat naik,” kata Kartius. Selain itu, lanjutnya, mereka juga akan mendapat tunjangan sesuai dengan pangkat yang diperoleh.

Kepala BKD Kalbar  juga menjelaskan, perihal kenaikan pangkat62 Personel Lanud Supadio Naik Pangkat. Lanjut Baca ... » untuk jabatan struktural dan jabatan fungsional itu beda. “Jabatan struktural itu 4 tahun sekali naik pangkat, sedangkan kalau fungsional bisa 2 s.d 2.5 tahun. Bahkan bisa setahun lebih. Kalau semakin banyak mengumpulkan angka kredit, semakin cepat juga naik pangkatnya. Setiap kenaikan pangkat akan ada perubahan kesejahteraan  dan tunjangan,” ujar Kartius.

Selanjutnya ia berharap, melalui kegiatan tersebut para PNS betul-betul bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas selaku aparatur negaraTingkatkan Layanan Aparatur Negara Melalui Diklat. Lanjut Baca ... » dan pelayanan kepada masyarakat. “Sebab PNS itu adalah abdi negara dan abdi masyarakat,” tegas Kartius.

Menurut dia, untuk di Indonesia untuk jabatan fungsional itu masih belum terlalu diminati oleh PNS. “Karena memang belum menjanjikan kesejahteraannya dan kenaikannya, tapi mulai tahun ini dengan UU No 5 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, kita sudah mulai beralih paradigma. Jadi, jabatan fungsional itu bukan jabatan yang tidak bergengsi lagi sekarang, sudah mulai bergengsi,” tandas Kepala BKD.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, ada 52 orang yang termasuk fungsional tertentu menjadi peserta. Diantaranya peneliti, elektronik, radiografer, asisten apoteker, apoteker, laboratorium kesehatan, psioterapis, peteliner, peternakan, kesehatan, pengendali organisasi, pengawas bibit ternak, dan perekam medis.

(novi)

(dibaca 564 X)