Jajaran Yonif 642/Kapuas Penyuluhan Narkoba

| Share on Facebook

642 Luh Narkoba

LENSAKAPUAS, SINTANG –   Bertempat di Aula masing-masing Kompi jajaran Yonif 642/Kps dilaksanakan penyuluhan NarkobaHoree...e..e...Bride Bebas. Lanjut Baca ... » dengan narasumber Kanit Satres Narkoba Polres diwilayah masing-masing. Sedanglkan di Kompi Senapan B Yonif 642/Kapuas Sanggau dilaksanakan penyuluhan Narkoba oleh Kasi penindakan BNN Sanggau Kompol Sudijarto diikuti oleh seluruh prajurit pada hari Kamis (28/01).

Komandan Batalyon Infanteri 642/Kps Mayor Inf Rachmat Basuki menyatakan bahwa masalah Narkoba saat ini sangat memprihatinkan, dapat dilihat dari mulai pengedar, pengguna bahkan korban penyalahgunaan Narkoba telah masuk ke semua lapisan masyarakat, tidak terkecuali dilingkungan TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... ». Perlu diwaspadai bagi para Prajurit Yonif 642/Kps dihadapkan pada perubahan fisik dan psikis serta lingkungan, maka pengawasan dan peran serta kita sangat penting, maka dilaksanakan penyuluhan Narkoba tersebut di jajaran Yonif 642/Kps, ungkap Danyonif 642/Kps.

Disampaikan oleh Narasumber dari BNN maupun Kanit Satres Polres masing-masing daerah di jajaran Yonif 642/Kps memaparkan bahwa sanksi hukum bagi prajurit TNI yang terlibat Narkoba baik sebagai pengedar maupun pengguna adalah diberhentikan dengan tidak hormat dari kedinasan.

Sedangkan cara/modus baru untuk menghancurkan suatu bangsa adalah dengan menghancurkan/ merusak mental generasi mudanya melalui peredaran narkoba, karena untuk era sekarang ekspansi militer sangat sulit untuk dilakukan. Sebagai Aparat Negara/TNI harus menjadi pioner dalam pencegahan dan memerangi peredaran narkoba sebagai implementasi dan pelaksana kebijakan pemerintah.

Selanjutnya sebanyak 30 orang prajurit Yonif 642/Kps yang dipilih secara acak oleh Danyonif 642/Kps untuk mengikuti pemeriksaan dan pengambilan sampel urine dengan tujuan untuk mendeteksi secara dini kondisi prajurit yang berkaitan dengan narkoba oleh BNN Sanggau. Hal ini sejalan dengan pemerintah yang menetapkan status darurat Narkoba, karena begitu besarnya bahaya narkoba bagi generasi muda dan bangsa Indonesia khususnya bagi prajurit Yonif 642/Kps. Setelah dilaksanakan pengecekan urin dari 30 orang anggota Yonif 642/Kps dinyatakan bersih dari penyalahgunaan Narkoba. (Red)

Rilis : Pendam XII/Tpr

(dibaca 396 X)