Januari – Maret 2016, Polda Kalbar Ungkap 183 Kasus Pidum

| Share on Facebook

IMG_20160328_115329

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kepolisian daerah (PoldaKapolda : Pentingnya Tertib Berlalu Lintas. Lanjut Baca ... ») Kalimantan Barat menggelar ekspose kasusPenegakan Hukum, Kajati Kalbar Warih Gandeng Media Masa. Lanjut Baca ... » sejumlah kasus pidana yang ditangani pihaknya selama perideo Januari – Maret 2016. “Perjudian 72 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 47 kasus, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 64 kasus,” ungkap AKBP Arianto, Kabid Humas Polda KalbarAwak Kapal dan BB 19 Kg Ganja Diamankan Polda Kalbar. Lanjut Baca ... » di Mapolda, Senin (28/3).

“Kasus perjudian adalah salah satu penyakit masyarakat yang  dapat menjadi sumber dari permasalahan sosial dan ekonomi yang sering melanda masyarakat. Permasalahan tersebut akan melahirkan kejahatan-kejahatan seperti jambret, pencurian, pemalakan, dan lain-lain  yang sangat meresahkan masyarakat,” terangnya.

Adapun jumlah tersangka dan barang bukti (BB), jelas Arianto, kasus perjudian sebanyak 114 orang dengan BB uang sebanyak Rp 82.675.000. Sedangkan kasus curas tersangka sebanyak 60 orang, dan curanmor ada 64 tersangka dengan jumlah BB sebanyak 69 unit motor.

“Sejak tahun 2015, jajaran kepolisian telah meningkatkan upaya penanganan berbagai jenis kejahatan melalui pelaksanaan program prioritas Kapolri serta pelaksanaan quick wins yang terlebih dahulu telah berjalan. Upaya yang di lakukan adalah meliputi kegiatan preemtif kepolisian, preventif, dan represif,” tuturnya.

Sementara fungsi Reskrim, kata dia,  sebagai pengemban fungsi penegak hukum melaksanakan kegiatan penindakan dan penegakan hukum secara intensif, terencana, dan terorganisir dalam suatu satuan tugas khusus.

“Khusus untuk wilayah Polda KalbarHari Pertama Kapolda Baru Kalbar Ngantor. Lanjut Baca ... », Kapolda Brigjen Drs. Arief Sulistyanto,M.Si telah menekankan kepada Dit Reskrimum dan Satreskrim untuk menindak kegiatan perjudian tanpa kecuali. Termasuk mengungkap sebanyak mungkin jaringan curas dan curanmor,” tandasnya. (Novi)

(dibaca 170 X)

None found.