Jembatan Kapuas I Layak Pakai

| Share on Facebook
Gubernur Kalbar, Drs. Cornelis, M.H., beserta jajaran SKPD Propinsi Kalbar Tinjau Ujicoba Jembatan Kapuas Ibeserta jajaran skpd tinjau ujicoba jembatan kapuas 1

Gubernur KalbarDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », M.H., beserta jajaran SKPD Propinsi Kalbar Tinjau Ujicoba Jembatan Kapuas Ibeserta jajaran skpd tinjau ujicoba jembatan kapuas 1

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Uji coba pembebanan Jembatan Kapuas I tahap pertama oleh Tim Teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum setelah perbaikan pasca disenggol berulang kali oleh ponton, hasilnya untuk  sementara waktu disimpulkan layak dipakai. “Hasil uji sementara menurut Tim Penguji, aman. Masalah teknisnya tinggal Tim dari Jakarta dan Dinas PU lah. Secara umum katanya sudah boleh dilewati,” ujar Drs. Cornelis, M.H., Gubernur Kalbar usai meninjau uji coba, Kamis, 17 Oktober 2013.

Menurut Cornelis, apabila tim penguji merekomendasikan kelayakan pakai, maka ia akan segera mencabut pengumuman yang dipasang mengenai pelarangan melintas di Jembatan Kapuas I. “Lebih cepat lebih baik,” kata Cornelis. Dilakukannya uji coba, supaya segera dibuka dan bisa segera dipakai. Sebab, dengan penutupan Jembatan selama masa perbaikan, rakyat menderita sekali. “Mengenai kebijakan dalam hal pelintasan di atas Jembatan dan perairan nanti diatur Walikota,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas PU Provinsi Kalbar, Ir. Jakius Sinyor. Ia mengatakan uji coba dilakukan sesuai aturan teknis tentang pengujian. Menurutnya, apabila hingga 16 truk yang diuji untuk pembebanan tidak ada masalah, berarti jembatan sudah bisa dibuka. “Masih fluktuasinya 1 – 2. Kemarin geserannya diperkiran 720 ton, maka dengan beban jembatan 270 ditambah dengan 16 truck dengan perkiraan bebannya 24 ton per unit, berarti sudah hampir 380 ton, jika ditambah 270 ton, maka bebannya sekitar 600 ton lebih. Nah, kalau kekuatan gesernya lebih besar dari beban tetap maupun beban hidup, berarti sudah aman,” terang Jakius.

Ia menambahkan, uji coba kali ini adalah untuk tahap pertama. “Tanggal 25 Oktober nanti akan dilakukan uji coba lagi,” tandasnya. (novi/alam)

(dibaca 1047 X)