Kades Jangkang I Diduga Hamili Warganya

| Share on Facebook
hamili

Ilustrasi (Nett)

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Kepala desa merupakan pucuk pimpinan dalam suatu desa , seharusnya dapat memberikan teladan yang baik kepada masyarakat, namun terbalik kenyataannya seperti yang dilakukan kades Jangkang I, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya yang berinisial S (30) tahun yang telah memiliki seorang istri yang sah.

Berdasarkan laporan beberapa warga desa Jangkang I yang tidak menyebutkan identitasnya  kepada Megapolitan menjelaskan, kades tersebut melakukan amoral kepada warga desa Jangkang I, diduga telah menghamili MN (29) istri seorang sopir, ES, yang saat ini berdomisili di Jawa Tengah dan telah dikaruniai dua oang putra, Rika (3) dan Niko 11.

Menurut keterangan sumber tersebut, hubungan antara kades dan MN diperkirakan dimulai sejak awal Maret 2014, dan dari hubungan tersebut MN telah mengandung anak dari hasil perzinahannya dengan S. “Pak kades, dengan semangat 45 nya terlihat tak memiliki beban walaupun sudah menghamili warganya yang berstatus istri orang, kasus ini diselesaikan secara musyawarah dan mufakat antara pihak kades dan korban sehingga pak kades bebas dari tuntutan hukum. Dengan dalil, bertanggungjawab menikahinya ,” kata warga itu dengan nada kesal.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa S  mengatakan, “Apakah salah kalau saya dekat dengan seorang perempuan, apa lagi kami berdua sudah sama-sama suka, dan tidak ada salahnya kalau memang mampu,” katanya dengan nada tinggi. Saat ditanya, apakah perempuan yang dihamilinya tersebut memiliki suami atau milik orang, dijawab dengan singkat oleh kades, “Tidak tahu,” katanya.

Secara terpisah, MN, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, mengakui telah dinikahi S pada tanggal 5 Juli 2014 di kediaman mantan kades Jangkang I keluarga MN. “Yang menikahkan saya pak Sarwadi, mantan Kades Jangkang 2 dengan dihadiri oleh 4 saksi : Dahri, Sujarwo, Bejo Hariyanto dan Sumarlan di RT 8 Dusun Bangun Mulyo, Desa Jangkang 1 Kec.Kubu Kab.Kubu Raya,” beber MN.

Pengakuan MN soal lamanya berhubungan langsung dengan S. “Hubunngan saya sudah berjalan sekitar ½ tahun, kejadian ini terakhir dilakukan pada tanggal 5 Mai 2014 di Hotel Kapuas Dharma oleh S, sepulangnya saya dari Mempawah mengurus surat cerai bersama S. Sebelumnya, hubungan intim ini sering kami lakukan,  tak terhitung jumlahnya,” ulas MN. Ia pun berharap kepada S bertanggungjawab untuk membiayai dan memberikan nafkah kepada anak yang sedang dikandungnya.

Sementara,  Wakil BPD Jangkang I, Kecamatan Kubu, Mudiarto membenarkan apa yang telah terjadi pada kadesnya terhadap salah satu warga. Ia mengatakan,  dalam penyelesaian kasus tersebut, Kades S telah menikahi MN dan bertanggungjawab atas perbuatannya terhadap MN  serta bersedia untuk menafkahinya. “Apapun dahlilnya, yang jelas kami sebagai warga masyarakat sangat malu dan kecewa memiliki pemimpin yang tidak bermoral, apa lagi status perempuan tersebut adalah istri orang, kami minta kepada Bupati untuk bertindak tegas dan segera menyelesaikannya agar kejadian ini tidak terulang lagi pada kades berikutnya,” pinta Mudiarto.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Bupati Kabupaten Kubu Raya, H. Rusman AliMenyongsong Perubahan Birokrasi Pemerintahan di KKR. Lanjut Baca ... » enggan berkomentar banyak.  “Maaf sy di Kaltim Dan sy blm dpt info hal tsb,” jawabnya lewat nomor Handphone 08xxxxxxxx. (BG/TIM)

Editor : novi

(dibaca 887 X)