Kajati Kalbar Gelar Media Gathering

| Share on Facebook
kajati kalbar

Godang Riadi Siregar, S.H., M.H., Kajati Kalbar memberikan keterangan ketika menggelar media Gathering di ruang aula Kejati (foto:novi)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Godang Riadi Siregar, S.H., M.H. yang baru bertugas mengantikan pejabat korps Adyaksa sebelumnya Ressi Anna Napitupulu menggelar media Gathering dengan awak media yang ada di Kalbar, kota Pontianak Khususnya, Senin, 24 November 2014.

Dalam kesempatan itu, Kajati menyampaikan ‘ekspose’ sejumlah kasus Pidana Umum, Pidana Khusus, dan Datun yang telah maupun sedang ditangani jajarannya. “Untuk Pidana Khusus prestasinya sangat baik, Kejati KalbarBuronan Kejari Ditangkap Tim Gabungan Jaksa. Lanjut Baca ... » meraih peringkat ke-2 se-Indonesia,” puji Godang atas kinerja jajarannya langsung disambut ‘aplause’ puluhan wartawan dan para jaksa maupun staff yang berada di ruang aula Kejati.

“Tipikor (tindak pidana korupsiSidang Tipikor Irigasi Jangkang, Saksi Buka Kartu. Lanjut Baca ... ») yang dalam proses pra tuntutan (pratut) dan proses penuntutan ada 60 kasus.  Ada 32 kasus dari Kejati dan 28 kasus dari penyidik kepolisian. Dan uang negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp3,2 milyar.” ungkap Kajati.

Dipercaya sebagai pucuk pimpinan korp Adhyaksa di Kalbar, Godang berjanji akan memegang teguh amanah yang dipercayakan kepadanya. ” Untuk komitmen, saya sampaikan bahwa komitmen saya sebagai penegak hukum jelas. Kita menjalankan tugas penegakan hukum berdasarkan ketentuan yang ada dan berdasarkan SOP (Standard Operational Procedure). Artinya, tidak akan memilah-milah atau ada skala prioritas. Semua kasus yang masuk ke kita akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Godang, terhadap kinerja pengawasan internal, ia juga memberikan apresiasi terhadap pengawasan yang dilakukan baik internal maupun masyarakat. Kajati membeberkan bahwa sudah ada 7 laporan yang masuk ke bagian pengawas internal. “Ada tujuh laporan, tapi belum terbukti. Kalau hasil pemeriksaan memang terbukti kita akan tindak. Tapi  tentunya bukan karena titipan dari pihak-pihak tertentu,” tegasnya. (novi/cece/syaiful)

(dibaca 634 X)

None found.