Kalbar Tuan Rumah Rakorwil ALFI Wilayah Kalimantan dan Sulawesi

| Share on Facebook
rakorwil alfi

Kiri : Rakorwil,Kanan : Retno Pramudya (ft. syaiful)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Dewan Pimpinan  Wilayah  Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia (ALFI) Kalbar belum lama ini menggelar  kegiatan Rakorwil Kalimantan dan Sulawesi bertempat di Hotel Golden Tulip Essential Pontianak Jl.Teuku Umar,  dengan mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Pelaku Logistik Lokal Agar Siap Berkompetensi di Pasar Bebas dan Pasar Tunggal ASEAN”  yang di buka Gubernur Kalbar dalam hal ini diwakili oleh Assisten II Setda Kalbar Bidang Perekonomian Lensus Kandri.

Ketua DPW ALFI Kalbar Ir.H.Retno Pramudya SH.MH mengaku senang mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan.  “Alhamdulillah Kalbar mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Rakorwil ALFI se-Kalimantn dan Sulawesi. Adapun maksud dan tujuan kegiatan terlaksana adalah guna menyamakan persepsi dalam menghadapi MEA  2015,sekaligus persamaan persepsi supaya angkutan logistik guna kedepannya tidak memunculkan biaya yang sangat tinggi,” kata Retno.

Dijelaskanya, peserta Rakorwil Alfi berasal dari luar kalbar terdiri dari Provinsi Kalimantan Selatan, Kaltim, Kalteng, Kalimantan Utara, sementara dari DPW Alfi Sulawesi dihadiri Sulsel, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara,  Gorontalo, Sumbar, Pulau Jawa dan Papua.

Mantan anggota DPRD Kalbar ini menjelaskan, inti kegiatan untuk mengetahui setiap wilayah yang menjadi persoalan terbesarnya dalam bidang logistik. “Ini sekaligus menjadi rekomendasi untuk kita dalam mengahadapi pangsa pasar bebas asia (MEA) 2015”, ucapnya.

Disisi lain, kata dia, regulasi yang dibuat pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga jangan sampai memunculkan biaya yang sangat tinggi sekali. Misalnya  pembatasan jam operasional kendaraan angkutan tronton, kontainer, trailer. “Maka dari itu dalam kesempatan kali ini akan kami diskusikan serta mencari solusi, kedepannya jangan sampai ada regulasi tetapi meningkatkan biaya mahal,” pungkas Retno. (Syaiful)

(dibaca 481 X)