Kapendam XII/Tpr Siap Dihubungi 1×24 Jam

| Share on Facebook

kapendam baruLENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, mengadakan acara pengantar tugas Kapendam XII/Tpr dari Kolonel Inf Desius, SE kepada Kolonel Arm I Ketut Sumerta, S.IP, MM di Kantor Penerangan Kodam XII/Tpr Jl Mayor Muhammad Alianyang No I, Senin (17/3/2014).

 Dalam Sambutan Kapendam XII/Tpr Kolonel Arm I Ketut Sumerta menyampaikan, bahwa dirinya menyatakan sesuai Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/52/II/2014 tanggal 14 Februari 2014, tentang pemberhentian dari jabatan lama dan pengangkatan dalam jabatan baru dilingkungan Angkatan Darat, dan sesuai Surat Perintah Pangdam XII/Tpr Nomor Sprin/223/II/2014 tanggal 21 Februari 2014 tentang ditempatkan dalam jabatan baru dilingkungan Kodam XII/Tpr menjadi Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, semula menjabat Kababinmenvetcad Kodam XII/Tpr,  jelas Kapendam.

Kapendam XII/Tpr mengatakan, dalam 1x 24 jam siap untuk dihubungi baik bagi anggota Pendam maupun untuk rekan-rekan Wartawan, demi kebaikan dalam rangka menyebarkan informasi yang baik, benar dan dapat dipercaya kebenarannya.

Lanjut Kapendam, selamat menjalankan Tugas ditempat yang baru, untuk Kolonel Inf Desius beserta Ibu, dan ucapan terimakasih kepada awak media yang telah hadir pada acara pengantar tugas yang dilaksanakan di Pendam XII/Tpr, juga memberikan salam kepada awak media yang berhalangan hadir.

Usai acara, awak media menanyakan tentang penangkapan gula ilegal yang dilakukan oleh Satgas Yonif 143/TWEJ, Kapendam XII/Tpr membenarkan adanya penangkapan yang berusaha menyelundupkan gula ilegal dan bahkan adanya perdagangan manusia yang tepatnya tanggal 16 Maret 2014, satgas Yonif 143/TWEJ dapat menggagalkan 1 unit Mobil Luxio warna Silver metalic dengan Nopol KB 1841 DB yang dikemudikan berinisial KM (35) Alamat Dusun Balai Karangan II Kecamatan Balai Karangan Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat, dengan membawa Gula sebanyak 1000 Kg tanpa dilengkapi surat dan dokumen resmi, ujarnya.

Selain itu Kapendam, kejadian pada tanggal 16 Maret 2014 juga telah terjadi adanya perdagangan manusia, yang dapat digagalkan oleh Serda Agus, Satgas Pamtas tepatnya di pos Kotis di Jl Lintas Malindo yaitu 1 unit Mobil Luxio warna Putih dengan Nopol. KB 1729 HP yang dikemudikan berinisial Sr (44) alamat Dusun Entikong Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat dengan membawa penumpang sebanyak 10 orang yang diduga akan dijadikan TKITentera Diraja Malaysia Tahan WNI di Pos Perbatasan Serikin. Lanjut Baca ... » tanpa dilengkapi surat dan dokumen resmi, 4 orang  berasal dari warga Jawa Barat, 3 orang dari Jawa Tengah dan 3 orang dari Jawa Timur, untuk barang bukti sudah diserahkan kepihak yang berwenang, jelas Kapendam XII/Tpr.

 Editor : Alam

Sumber : Pendam XII Tpr

(dibaca 602 X)