Karyawan Star Rubber Beberkan Limbah Karet Cemari Sungai

| Share on Facebook

demo strarr ruber msn rskLENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Salah satu karyawan PT. Star Rubber bagian staf lapangan pengolahan limbah, Priyanto Ajan, mengungkapkan selama ia bekerja di bagian pengaturan limbah asli selama ini tidak ada permalahan soal pencemaran lingkungan.

“Saya sendiri orang limbah, yang mengatur limbah. Untuk limbah asli selama ini tidak ada masalah, air yang masuk seperti air kopi, tapi yang keluar jernih. Namun, yang saya permasalahkan, seperti karet di lapangan dan jalan-jalan, bapak-bapak boleh lihat sendiri, itu imbasnya ke kami orang kampong. Setiap hujan, airnya langsung ngalir ke sungai,” ungkap Ajan ketika aksi di halaman Quality Departmen PT Star Rubber Ambawang, KKR, Senin, 05 Mei 2014.

Menurut dia, terhadap limbah tampungan karet yang mencemari sungai di kampungnya selama ini tidak mereka permasalahkan karena masih memikirkan perusahaan tersebut tempat mereka mencari makan. “Tapi akhirnya kami dicampak seperti ini, kan tidak sesuai,” kesal Ajan.

Karyawan bagian lapangan itu pun masih sangat berharap agar bisa kembali bekerja di pabrik karet milik asing itu. Sebab, sejak awal berdirinya pabrik di wilayah itu, dirinya dan sejumlah warga masyarakat lainnya mau melepaskan lahan kepada pihak perusahaan dengan harapan bisa menjadi pekerja di pabrik tersebut. (novi)

 

(dibaca 981 X)