Kasdam : Ketahanan Pangan di Indonesia Belum Kuat

| Share on Facebook

photo_2017-07-07_08-04-14

keterangan foto : Pertemuan Tim Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Upsus Padi Kementan RI di Wilayah Provinsi Kalbar, di Makodam XII/Tpr

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Kepala Staf Kodam  XII/Tanjungpura Brigadir Jenderal TNI Sulaiman Agusto, S.I.P.,  M.M., memimpin Pertemuan Tim Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Upsus Padi Kementan RI di Wilayah Provinsi Kalbar, di Makodam XII/Tpr Jl. Arteri Alianyang No. 1, Sungai Raya, Kubu  Raya, Rabu (05/07) lalu.

Menurut Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., bahwa pangan  merupakan  komoditas penting dan strategis bagi sebuah bangsa termasuk Bangsa Indonesia. “Sebagai salah satu kebutuhan mendasar, berbagai upaya telah diprogramkan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta berbagai pihak pelaku pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia”, ujarnya.

Namun, lanjut Kasdam, akibat dampak perubahan iklim atau pemanasan global yang berkepanjangan, lahan pertanian yang semakin sempit disertai dengan bencana alam, upaya peningkatan produktifitas pangan nasional belum dapat dicapai secara optimal dan sebagai akibatnya ketahanan pangan di Indonesia masih belum cukup kuat.

Dalam hal ini, Kodam XII/Tpr sebagai bagian dari Komponen bangsa, ikut serta dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional dengan melalui fungsi utama pembinaan Teritorial,  juga menjadi sarana  bagi prajurit Kodam XII/Tpr utamanya para Babinsa untuk terus bersama-sama dengan  rakyat  mengatasi permasalahan yang ada di wilayah masing-masing termasuk di bidang pertanian, papar Kasdam.

Kasdam menjelaskan Program Ketahanan Pangan Kodam XII/Tpr diimplementasikan dengan memelihara, meningkatkan dan mendukung pembangunan sarana prasarana pertanian, pendidikan dan pelatihan pertanian, transfer teknologi pertanian serta pendampingan program pertanian yang dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kelompok tani dan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) maupun pemerhati masalah pertanian serta diawasi pelaksanaannya oleh pejabat dinas pertanian dan pejabat Kodam.

Selanjutnya, upaya khusus yang telah dilaksanakan Kodam XII/Tpr adalah melaksanakan pengawalan dan pendampingan UPSUS percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Pajale khususnya Padi, dengan sasaran agar tercapainya peningkatan produksi beras provinsi Kalbar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional, tegasnya.

Kasdam mengingatkan Tim Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Upsus Padi Kementan RI di Wilayah Provinsi Kalbar bahwa secara umum pencapaian realisasi Luas Tambah Tanam Padi April-Juni 2017 belum mencapai target yang telah ditentukan. “Untuk itu, sisa waktu Juli-September 2017 perlu percepatan LTT di wilayah Kalbar dengan melibatkan seluruh unsur-unsur yang terkait”, pinta Kasdam.

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur PPHTP (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan) Kementan RI Ir. Yanuardi,M.M. beserta Staf, Kadistan THP Kalbar, Para Kadistan Kab/Kota se Kalbar, Aster Kasdam XII/Tpr, Kasiter Korem 121/Abw, Para Kasiter Kodim jajaran Korem 121/Abw dan sejumlah undangan instansi yang terkait.

(dibaca 85 X)