Kasdam XII/Tpr Lucuti Baju Kaos Prajurit

| Share on Facebook

photo_2016-03-29_15-18-47

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA –  Untuk mengantisipasi berbagai macam tindakan yang melanggar etika dan aturan, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura  Brigjen TNIKodam XII/Tpr Buka Pendaftaran Taruna/Taruni Akmil. Lanjut Baca ... » Ahmad Supriyadi, mengecek langsung seluruh Prajurit  dan PNS Kodam XII/Tpr,  dilakukan pemeriksaan badan atau pemeriksaan tato, saat melaksanakan apel olah raga, di Lapangan Makodam  Jl. Arteri Ali Anyang No. 1, Kubu Raya, Kalbar, Selasa (29/03/2016).

Kasdam XII/Tpr saat pemeriksaan mengatakan, “Prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr dilarang membuat tato diseluruh anggota badan, hal ini sudah termasuk melanggar disiplin, bila terdapat prajurit atau PNS bertato akan ditindak sesuai aturan yang berlaku dilingkungan TNI AD”, tegasnya.

Selain itu, “bila terdapat anggota yang bertato, bukan hanya yang bersangkutan mendapat hukuman disiplin, juga Komandan Satuan atau Kabalak akan mendapat teguran langsung dari Kasdam”, ujar Kasdam.

Kasdam pun mengintruksikan, untuk seluruh para Dansat dan Kabalak jajaran Kodam XII/Tpr, agar menjelaskan kepada seluruh anggotanya, melarang bagi prajurit maupun PNS Kodam XII/Tpr  membuat tato, dan lakukan pengecekan tato seluruh anggota pada kesempatan pertama bila ditemukan beri tindakan disiplin.

Usai mengecek organik Kodam, Kasdam langsung menuju tempat latihan Pembinaan Tradisi Prajurit yang baru masuk Kodam XII/Tpr, pemeriksaan yang sama dilakukan oleh Kasdam ditempat yang berbeda.

Sebanyak 157 Prajurit, terdiri dari; 7 personil Perwira, 135 personil Tamtama dan 15 personil pembina tradisi ikut diperiksa oleh Kasdam dan dilanjutkan pengarahan. Dalam arahannya, Kasdam menyampaikan terimakasihnya karena pemeriksaan yang dilakukannya tidak terdapat anggota yang melanggar aturan, baik organik maupun prajurit yang baru masuk satuan Kodam XII/Tpr.

Arahan Kasdam diantaranya, “dalam kegiatan pelaksanaan latihan pembinaan tradisi jangan disia-siakan lakukan dengan penuh rasa tanggungjawab, karena seluruh prajurit yang baru masuk selesai melaksanakan latihan ini harus siap operasi tempur, tanamkan dari sejak dini disiplin tempur, dari cara berjalan hingga pembawaan senjata jangan asal jalan lalu selesai latihan, tegas Kasdam. Red

(dibaca 185 X)

None found.