Kehadiran Kantor Imigrasi Ketapang, Permudah Pengurusan Dokumen Paspor

| Share on Facebook

2c237950-6e15-4dd0-b78f-cabb65fee9c6Darmunansyah : Imigrasi Akan Bekerja Secara Maksimal & Siap Jalin Kemitraan Dengan Media 

LENSAKAPUAS, KETAPANG – Dalam rangka menjalan fungsi kontrol kemasyarakatan dan menjalin kemitraan dengan berbagai stakeholders, termasuk instansi pemerintahan dan swasta,  Biro LensaKapuas Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara pada Rabu (22/2/2017) berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas III B Ketapang Kalbar, yang diterima lansung oleh Kepala Imigari Ketapang Darmunansyah, SH.

Dalam forum silaturahmi tersebut, Darmunansyah menyatakan siap menjalin kemitraan dengan  LensaKapuas‎ dan media lainnya yang berada di Ketapang.

“Kita akan menerima siapa saja sebagai mitra kerja, apalagi dengan media masa yang dianggap banyak memiliki informasi seputaran tenaga kerja asing,” kata Darmunansyah, SH

Dijelaskan dia, bahwa kantor Imigrasi Ketapang yang baru diresmikan oleh Bupati Ketapang Martin Rantan, SH pada tanggal 26 Januari 2017 lalu, dalam hal pelayanan pastinya tidaklah mudah, karena keterbatasan jumlah personil yang berjumlah 8 orang. Kendati demikian, Darnunansyah berjanji pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat dan menangani tenaga kerja illegal maupun tenaga kerja asing ( TKA) di wilayah Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Untuk itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan ke kantor Imigrasi jika ditemukan ada TKA illegal, dengan disertai bukti  seperti paspor, fotocopy paspor, atau foto orang dimaksud.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang tokoh pemuda Ketapang Rustam Effendi yang juga menjabat sebagai Panwaslu Kecamatan Delta Pawan memberikan apresiasi kepada Pemda Ketapang, Pemprov Kalbar, dan Pemerintah Pusat atas berdirinya kantor Imigrasi kelas III B Ketapang, sehingga sangat membantu masyararakat di dua kabupaten tersebut dalam hal pengurusan dokumen paspor, baik itu pasfor untuk ibadah haji maupun yang lainnya.

“Dulu masyarakat kita kalau membuat paspor harus ke kantor Imigrasi di Pontianak dan harus mengatri dari subuh hinga siang baru terlayani, karena banyaknya masyarakat dari berbagai kabupaten yang mengurus paspor mereka,” tutup Rustam. (Joko)

(dibaca 135 X)