Kemhan Gelar Seminar Nasional di Kalbar

| Share on Facebook

RFQ_0785LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Koordinator Daerah Kementerian Pertahanan Wilayah Kalimantan Barat menggelar Seminar Nasional dengan tema “Peran Pemda dalam mendukung Pertahanan Negara” bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur, Senin (30/11) kemarin. Seminar diikuti oleh kalangan TNI dari Kodam XII/Tpr, Lantamal XII/Pontianak, Lanud Supadio, Polda Kalbar, Pemda Kalbar, Pemkab Kubu Raya, Pemkot Pontianak, IPDN, PPM dan FKPPIamd. Nara Sumber  Asisten I Sekda Kalbar Drs Sumarno, Dosen Universitas Tanjungpura DR. Firdaus dan sebagai moderator Kakorwilhan III Kemhan Brigjen TNI Chamim Besari.

Koordinator Daerah Kemhan Kalbar, Kolonel Inf Ruddy Prasemilsa Mahks disela-sela Seminar mengungkapkan bahwa pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Kepentingan Pertahanan Negara ini dapat bersinergis dan sinkronitas antara Kementerian pertahanan maupun Pemerintah daerah sebagai ujung tombak di daerah dalam mengelola pertahanan negara.

“Hal itu mengisyaratkan Penegelolaan Sumber Daya Alam diharapkan memperhatikan kepentingan Pertahanan.”ujar Ruddy.

Sementara Gubernur Kalbar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Sekda Kalbar menyampaikan bahwa dalam mendukung pertahanan negara, Provinsi Kalbar memiliki  lima Kabupaten yang langsung berbatasan dengan Negara Malaysia, dari lima Kabupaten ada tiga pintu gerbang batas yang resmi yaitu di Kabupaten Sambas-Aruk, Kabupaten Sanggau-Entikong dan Kabupaten Kapuas Hulu-Badau. Sehingga Pemprov memandang perlu menata lagi perbatasan mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, sarana transportasi serta infra struktur yang masih kurang.

Sedangkan Kakorwilhan III Kemhan Brigjen TNI Chamim Besari mengatakan perlu adanya Sistem Pemerintahan yang memberikan keleluasaan kepada Pemerintah Daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerahnya. Penyelenggaraan pemda diarahkan untuk mempercepat terwujudnya keamanan dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, peran serta masyarakat, peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan dan kekhasan suatu daerah dalam sistem NKRI.

Lanjut Brigjen TNI Chamim Besari,  Peran Pemda dalam mendukung pertahanan negara sangat dominan sebagai ujung tombak untuk mengelola dan menyelenggarakan sumber daya pertahanan di wilayah secara berkesinambungan dan terintergrasi dengan pembangunan daerah.

Usai seminar  dilakukan penyerahan pelakat oleh Kakorwilhan III Brigjen TNI Chamim Besari kepada narasumber dan penyerahan sertifikat kepada peserta seminar.  (Red)

Rilis : Pendam XII/Tpr

(dibaca 265 X)