Kenali Jenis Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja

| Share on Facebook

KSBSI Kalbar Sosialisi Dengan Bagikan Selebaran

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Konfederasi Serikat BuruhKorwil SBSI Protes Disnakertrans Kalbar. Lanjut Baca ... » Sejahtera Seluruh Indonesia (KSBSI) Kalimantan Barat  kampanye pencegahan tindak kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja. Dengan menyambangi sejumlah Cafe dan Warung Kopi yang ada dibilangan Jl. Gajah Mada Pontianak, beberapa Pengurus KSBSI membagi-bagikan selebaran “Cegah dan Kenali  Pelecehan Di Tempat Kerja” .

Poin penting yang ingin disampaikan melalui selebaran tersebut, agar kaum perempuan khususnya, mengetahui tentang pengertian dan seluk beluk pelecehan seksual di tempat kerja.

Sebagaimana yang tertuang dalam rilisan. Pelecehan seksual adalah perbuatan atau  perilaku maupun perlakuan yang bersifat seksual yang tidak diinginkan, tidak diterima dan tidak diminta. Pelecehan seksual adalah suatu peragaan kekuasaan, yang bertujuan untuk mengintimidasi, memaksa atau merendahkan pekerja lainnya. Contoh  pelecehan seksual  secara fisik adalah sentuhan yang tidak diinginkan mengarah ke perbuatan seksual seperti mencium, menepuk, mencubit bahkan melirik atau menatap penuh birahi termasuk pelecehan.

Drs. Indris Sitepu, Pengurus KSBSI menjelaskan, bentuk pelecehan seksual di tempat kerja tidak hanya dilakukan secara fisik.  Bentuk lainnya bisa secara lisan, isyarat atau bahasa tubuh, tulisan, termasuk gambar. Pelaku tindakan pelecehan seksual bisa rekan kerja, penyelia, supervisor, manajemen atau pun klien. Bentuk pelecehan bisa berupa bujun dan permintaan untuk suatu perbuatan seksual dan undangan yang mengarah kepada perbuatan seksual.

Kebanyakan, pelecehan seksual dilakukan oleh kaum laki-laki terhadap perempuan tanpa memandang umur dan usia.  Sebaliknya, kaum laki-laki pun bisa juga menjadi korban tindakan pelecehan. Hanya, yang lebih rentan adalah kaum perempuan. Terlebih mereka  yang bekerja di dalam ekonomi informal, kawasan serikat atau export processing zones, dan pekerja rumah tangga.

” Tujuan dari pembagian selebaran ini,  untuk menambah pengetahuan para pekerja buruh di kalbar.  Kedepannya, kita akan terus memberikan pendidikan agar buruh di kalbar semakin cerdas,” pungkas Idris.

(fauzi)

(dibaca 885 X)