Kendati Dizalimi KPU, Yansen Tetap Tunjukan Niat Murni Bantu Masyarakat

| Share on Facebook

yansen serahkan bantuan sarana olahraga bola

LENSAKAPUAS, SEKADAU – Kendati telah dizalimi sehingga didiskualifikasi sebagai peserta Pilkada Tahun 2015 oleh penyelenggara KPU, tidak menyurutkan sedikitpun langkah dan niat baik kedua pasangan itu untuk berbuat demi kemajuan Kabupaten Sekadau. Yansen – H. Saharudin tetap komit terhadap janjinya dan terus memperhatikan apa yang menjadi keluhan masyarakat.

“Jangan takut, sampaikan kepada masyarakat bahwa kita masih berjuang untuk mempertahankan hak kita yang telah dizalimi orang-orang yang tidak senang terhadap kita yang ingin ikut sebagai peserta pilkada demi berbuat baik bagi masyarakat dan pembangunan daerah Kabupaten Sekadau,” ujar Yansen kepada salah seorang  warga dusun Merah Air, Desa Peniti di salah satu Warkop di Sekadau Kota, Sabtu, 29 Agustus 2015.

Lukas, begitu pria itu biasa sapa, tampak terenyuh mengetahui fakta – fakta yang menimpa Bakal Calon Bupati Sekadau yang ia harap – harap bisa membawa kemajuan Bumi Lawang Kuari ke arah yang lebih Maju, Merata, dan Sejahtera.

Bahkan ia berani blak-blakan menyatakan bahwa dirinya tidak akan memilih apabila pasangan Yansen – Saharudin tetap dinyatakan gugur dan kalah dalam sengketa nantinya.”Kami tuk jujur am Pak, kolak golput am kami tuk, kalau Bapak mada diluluskan,” ucap Lukas polos sesekali diselingi bahasa daerahnya.

Guna terus mendukung kegiatan olah raga di daerah, khususnya wilayah yang pada pekan sebelumnya pernah dikunjungi Yansen, yakni Dusun Rasau Jaya dan Merah Air Desa Peniti Sekadau Hilir, mantan Bupati Sanggau periode 2003 – 2008 itu menepati janjinya untuk membantu berupa sarana dan prasarana olahragaTNI AU Peduli Atlet Berprestasi. Lanjut Baca ... ».

“Minggu lalukan saya sudah berjanji untuk membantu sarana olahraga, jadi biarpun kami telah digugurkan oleh KPU sebagai calon saat ini, tapi ini adalah niat baik yang murni dari saya kepada warga disana. Jadi tolong amanah ini disampaikan kepada warga di sana,” pesan Yansen kepada Lukas seraya menyerahkan 1 buah bola kaki, 2 buah bola volley, 2 buah nett volley.

Sedikit tergaman, Lukas yang mengenakan baju kemeja kotak seakan tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia terperanjat melihat sosok figur yang sederhana tersebut tetap menunjukan niat baiknya yang murni untuk membantu hidupnya kegiatan olah raga di wilayah mereka. (Novi)

(dibaca 397 X)