Ketua Gapoktan Maju Bersama Timbun Pupuk Bantuan

| Share on Facebook
Foto030
Ft. Ilustrasi/www.agronic.blogspot.com

Uray Joni : Kalau Ada Penyimpangan Segera Laporkan !

LENSAKAPUAS, SAMBAS – Bantuan pupuk UPSUS GP-PTT  kedelai merk Agrodik Tahun 2015 numpuk dirumah Ketua Gapoktan Maju Bersama, Suhaimi.  Hal tersebut terungkap  ketika rapat dengan agenda peremajaan Gapoktan, yang diinisiasi oleh Suhaimi sendiri selaku ketua Gapoktan dan juga memegang jabatan Sekretaris Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai, Sambas. Dalam rapat yang diikuti oleh 13 kelompok tani (Poktan) itu, juga dihadiri oleh Pembina Pengawas Lapangan (PPL) Alpian.

Dalam rapat tersebut, setiap kelompok diberi ruang untuk mengajukan pertanyaan mapun menyapaikan pendapat mereka kepada ketua Gapoktan. Salah satu pengurus, Bendahara Gapoktan yang hadir saat itu membeberkan fakta yang cukup mengejutkan semua yang hadir. Menurut dia, selama ini ketua Gapoktan hanya bekerja sendiri saja, bendahara dan sekretaris tidak difungsikan.

Atas pernyataan tersebut, anggota kelompok yang hadir pun meminta penjelasan dan pertanggunjawaban Suhaimi selaku ketua Gapoktan. Sebab selama periode kepengurusan Suhaimi, ada banyak program misalnya dana kas kelompok, bantuan peralatan mesin pertanian Alsintan, bantuan pupuk, benih padi dan benih jagung yang tidak disampaikan secara transparan kepada anggota. Suhaimi pun kewalahan menjelaskan, bahkan secara mengejut ia mengakui bahwa  saat ini masih tersimpan pupuk merk Agrodik sebanyak 20 karung dirumahnya.

Pengakuan ketua Gapoktan itu disesalkan oleh kelompok tani. Sebab program UPSUS GP-PTT kedelai tersebut sebetulnya hanya untuk petani yang menanam kacang kedelai, sementara anggota Gapoktan Maju Bersama tidak satu pun yang menanam kacang kedelai justeru mendapatkan bantuan UPSUS GP-PTT kedelai.  Kemudian, Suhaimi pun berujar akan bahwa nantinya setiap kelompok khususnya ketua, sekretaris dan bendahara akan dibagikan pupuk agrodik dan obat-obatan yang masih tersisa.

Secara terpisah, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas Uray Joni meminta, apabila ada temuan atau penyimpangan dan datanya sudah jelas supaya dilaporkan kepihak yang berwajib. “Agar oknum yang berbuat itu mendapatkan pelajaran dan hukuman yang setimpal, sehingga dikemudian hari tidak ada lagi oknum berani melakukan tindakan serupa,” tandas Joni. (Afrizal/Budi G)

(dibaca 379 X)